Penataan Bantaran Sungai Kota Jogja Ditarget Tuntas 2029
Penataan bantaran sungai di Kota Jogja ditargetkan tuntas bertahap hingga 2029. Progres sejumlah lokasi kini telah mencapai 50%.
Ilustrasi. /Bisnis-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, BANTUL--Polres Bantul bersama Tim Pertamina Fuel Terminal Rewulu mengecek stok bahan bakar minyak (BBM) dan akurasi takaran mesin pompa beberapa SPBU.
Pemeriksaan bakal digelar rutin untuk melindungi masyarakat dari kecurangan, terutama ketika arus mudik lebaran.
Hal ini dilatarbelakangi kasus bensin dicampur dengan air yang terjadi di SPBU 34.17106, Jl Juanda, Kota Bekasi. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
“Pengecekan hari ini digelar di 2 SPBU yang beroperasi di wilayah Kasihan Bantul. Yaitu SPBU Pertamina 44.551.14 Tamantirto dan Pertashop Bangunjiwo 4P.55103,” kata Kasi HUmas Polres Bantul, Senin (8/4/2024).
Awalnya, polisi mengecek stok BBM. Kemudian petugas memeriksa ketepatan takaran pada masing-masing mesin pompa, serta kemungkinan BBM tercampur air. Hasilnya, semua mesin pompa SPBU berfungsi dengan takaran yang tepat.
"Untuk wilayah Bantul, belum kami temukan kecurangan takaran maupun BBM yang tercampur air. Selain itu, stok BBM di setiap SPBU juga aman," terang Jeffry.
Pemeriksaan ini merupakan upaya Polres Bantul mengontrol semua SPBU di wilayah hukumnya. Menurut Jeffry, pemeriksaan pompa bensin bakal digelar rutin.
Pengecekan ini untuk menjamin stok BBM aman, serta melindungi masyarakat dari kecurangan takaran, bahan bakar yang tercampur air, maupun pemalsuan BBM. Terlebih lagi selama arus mudik lebaran yang sedang berlangsung saat ini.
Jeffry pun mengimbau para pengusaha SPBU tidak mengutak-atik takaran di mesin pompa BBM, serta menjamin bahan bakar tidak tercampur air maupun kontaminasi lainnya.
"Kami tidak segan-segan memberikan sanksi tegas, seperti penyegelan, pidana, hingga denda bagi SPBU yang ditemukan mencurangi meteran," tegasnya.
BACA JUGA: Dipar Bantul Perkirakan Ribuan Orang Bakal Padati Pantai Selatan untuk Padusan
Jeffry menambahkan, pihaknya juga melakukan patroli dialogis terhadap semua SPBU di wilayahnya. Dialog menjadi strategi persuasif untuk mengajak para pengelola pompa bensin menghindari penimbunan BBM.
"Patroli dialogis untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di SPBU, seperti penimbunan BBM atau antrean panjang yang berpotensi menimbulkan keributan," tandasnya.
Sementara itu, Sales Brand Manager PT Pertamina Patra Niaga, Adwiaputra Arma mengatakan hari ini pihaknya bersama Polres Bantul telah melaksanakan pengecekan di beberapa SPBU di wilayah Kasihan Bantul.
“Hasilnya pengecekannya bagus untuk masalah tera dan kualitasnya, dan tidak ditemukan kecurangan di SPBU wilayah Bantul,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penataan bantaran sungai di Kota Jogja ditargetkan tuntas bertahap hingga 2029. Progres sejumlah lokasi kini telah mencapai 50%.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.