Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Proses verifikasi Gapoktan Makmur Sejahtera asal Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Senin (1/7/2019). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara.
Harianjogja.com, WATES--Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Makmur Sejahtera asal Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo yang menjadi perwakilan DIY dalam lomba Gapoktan Nasional 2019, menjalani proses verifikasi dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP) Kementerian Pertanian, Senin (1/7/2019).
Dalam verifikasi ini, tim BPSDMP meninjau sejumlah fasilitas yang tersedia di Gapoktan tersebut, di antaranya sekretariat Gapoktan, unit usaha produksi pengemasan beras, penggilingan beras hingga tempat pengovenan gabah.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonpogo, Muhammad Aris Nugroho yang hadir dalam proses verifikasi itu mengatakan Gapoktan Makmur sudah masuk lima besar Gapoktan terbaik tingkat nasional. Mereka mewakili DIY untuk bersaing dengan Gapoktan lain dari Provinsi Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Sulawesi Barat dan Jawa Tengah.
Gapoktan ini, kata Aris, memiliki banyak kelebihan, di antaranya hadirnya unit usaha yang sudah mensuplai beras untuk Pegawai Negri Swasta (PNS) di Kulonprogo, dan e-warung. "Serta unit usaha simpan pinjam yang sangat dirasakan keberadaan Gapoktan tersebut," kata Aris.
Dia menjelaskan gapoktan ini mulai mengembangkan usaha, pada 2008 dengan memiliki modal Rp100 juta. Sekarang usaha tersebut sudah berkembang pesat hingga mampu meraup penghasilan mencapai Rp700 juta.
Anggota Tim Verifikasi Rusli Atmaja mengatakan dalam rangka mencari gapoktan terbaik, memerlukan proses berjenjang, mulai dari usulan tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pusat. "Kemudian, kami dari pusat datang untuk melakukan verifikasi lanjutan, nantinya bahan yang ditemukan di lapangan menjadi pertimbangan untuk laporan,” kata Rusli.
Rusli mengimbau apapun hasil lomba ini bisa diterima oleh Gapoktan. Ia berharap walau tidak menjadi juara, anggota Gapoktan jangan putus semangat. "Justru ini menjadi pemicu semangat untuk anggota Gapoktan, pendamping, penyuluh dan Instansi terkait,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.