Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Terminal keberangkatan dan kedatangan di Yogyakarta International Airport, Kecamatan Temon, Jumat (7/6/2019).-Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA—DIY bakal memiliki tiga kantor layanan pembuatan paspor. Selain di Kantor Imigrasi Kelas 1 Jogja di Sleman dan unit layanan di Kasihan, Bantul, Kantor Imigrasi Kelas 1 Jogja akan membuka kantor layanan pembuatan paspor di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA).
Kasubsie Teknologi Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas 1 Jogja, Nunit, mengatakan permohonan penerbitan paspor di DIY tergolong tinggi.
“Kami sudah siapkan layanan paspor yang ada di Kulonprogo. Nanti kami lihat perkembangan seperti apa,” ujarnya, Rabu (3/7/2019).
DIY, kata dia, merupakan kota yang dihuni banyak mahasiswa dan dosen. “Mereka sering bepergian ke luar negeri, sehingga menambah jumlah permohonan paspor,” kata Nunit.
Lokasi Jogja yang berada pada perbatasan sejumlah daerah membuat sejumlah masyarakat di sekitar DIY seperti Purworejo, Klaten, dan beberapa daerah lainnya, memilih membuat paspor di Kantor Imigrasi Jogja.
Dengan beroperasinya YIA, kata Nunit, membuat Kantor Imigrasi Kelas 1 Jogja harus mendukung kebutuhan unit layanan pembuatan paspor di DIY bagian barat. Apalagi akhir tahun ini YIA bakal beroperasi penuh. Belum lagi murahnya harga tiket pesawat dengan kebijakan baru insentif dari pemerintah diprediksi bakal menjadi salah satu pendorong jumlah permohonan paspor.
“Apakah trip semakin banyak, barangkali jika trip semakin banyak orang akan sering ke luar negeri kalau murah. Misal tiket murah mereka akan pergi, paling tidak seperti itu.”
Ia menilai saat ini banyak anak-anak yang rasa ingin tahunya tinggi, sehingga ingin tahu dunia luar. Tentu murahnya harga tiket menjadi pertimbangan bagi orangtua.
Peningkatan pelayanan pun terus diupayakan pihak Imigrasi. Salah satunya dengan Aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor secara Online (APAPO) versi 2.0, yang dapat memudahkan pemohon mendaftar dan menghindari penumpukan antrean di kantor. Aplikasi tersebut dapat diakses melalui versi website, maupun versi mobile yang dapat diunduh di Google Play Store.
General Manager Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama mengatakan dengan adanya bandara YIA dimungkinkan ada peningkatan permohonan paspor. “Mungkin saja [meningkat] jika ada rute langsung. Peminat sudah ada tetapi belum deal. Secara fisik [bandara] belum 100%,” ujarnya.
Pandu mengatakan, pekerjaan fisik ditargetkan selesai 100% pada Oktober. PT Angkasa Pura I berharap setelah beroperasi penuh nanti, YIA dapat dimanfaatkan masyarakat dan pengguna jasa bandara. Tentunya AP I berharap Pemerintah menyokong penyediaan aksesibilitas yang bagus, baik menuju atau dari bandara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.