Motif Istri Gorok Suami di Bantul Terkuak, Dipicu Hubungan Terlarang
Polisi ungkap motif istri gorok suami di Parangtritis, Bantul. Dugaan perselingkuhan dan cekcok rumah tangga memicu aksi nekat tersebut.
Suasana terminal keberangkatan dan kedatangan di Yogyakarta International Airport, Kecamatan Temon, Jumat (7/6/2019)./Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan, pihaknya masih akan melihat perkembangan lalu lintas penerbangan di YIA terlebih dahulu selama satu atau dua bulan ke depan menyusul ditetapkannya bandara itu sebagai satu-satunya bandara internasional di Jawa Tengah dan DIY.
Sultan mengakui bahwa mobilitas orang akan semakin banyak di bandara tersebut, tetapi kajian terhadap penambahan penerbangan harus direncanakan dengan matang.
Raja Keraton Yogyakarta itu menjelaskan, dimungkinkan tidak ada perbedaan yang signifikan dengan ditetapkannya YIA sebagai satu-satunya penerbangan internasional di DIY Jateng. Sebab mobilitas penduduk hanya lintas regional saja yakni dari area Solo atau Semarang yang akan terbang ke luar negeri. Potensi datangnya wisatawan pun disebutnya masih tergantung pada potensi penerbangan di YIA sendiri.
"Dampaknya ke jumlah wisatawan ya tergantung penerbangannya. Kalau memang bisa untuk menambah, ya menambah kalau ada pesawat. Kalau tidak tambah ya tidak bisa apa-apa, tetap terbatas," katanya, Kamis (2/5/2024).
Menurut Sultan, harusnya ada penambahan penerbangan yang dilakukan pengelola bandara dengan ditetapkannya YIA sebagai satu-satunya bandara internasional di DIY Jateng. Musababnya, selama ini saja masyarakat Jogja cukup kesulitan mencari tiket apalagi di akhir pekan. Ditambah lagi dengan adanya potensi lonjakan penumpang dari seputaran Jateng, maka harusnya bisa dimaksimalkan.
"Pastinya ke depan beban mobilitas yang masuk ke YIA lebih besar, ya dimungkinkan ada penerbangan tambahan. Maka apakah bandara mau ubah jadwal seluruh Indonesia supaya punya ruang untuk pesawat yang ke Jogja?," jelasnya.
Plh Ketua Association Of The Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) DIY Edwin Ismedi Himna mengatakan, penetapan YIA sebagai satu-satunya bandara internasional di DIY Jateng merupakan peluang emas yang harus dimanfaatkan oleh pemerintah setempat. Dengan status tersebut, otomatis Jogja bisa menjadi pemimpin kedatangan wisatawan untuk Jawa bagian tengah dan barat.
"Harusnya ada penambahan penerbangan langsung ke negara lain di Asia Tenggara agar Jogja tidak lagi menjadi pilihan kedua wisatawan di pulau Jawa. Kalau bicara wisatawan asing harusnya Jogja yang jadi leading sector," katanya.
Menurut Edwin, semua sarana dan prasarana sudah tersedia dengan cukup bagus di Jogja. Baik itu transportasi, restoran maupun perhotelan sudah sangat mumpuni dalam melayani wisatawan yang berkunjung. Hanya saja perlu penambahan penerbangan lainnya di YIA selain Malaysia dan Singapura agar peluang dari sektor pariwisata bisa dimanfaatkan dengan maksimal.
"Penerbangan yang potensial dibuka itu bisa dari Thailand ya, karena ketika bicara tentang wisata religi di Borobudur otomatis yang Indochina mulai dari Vietnam, Myanmar, Laos, itu kan pasar potensial. Kemudian masih bisa menangkap peluang juga dari wisatawan Eropa yang transit di Bangkok, itu yang harus diperjuangkan dan kompetisi dengan negara lain," kata Edwin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi ungkap motif istri gorok suami di Parangtritis, Bantul. Dugaan perselingkuhan dan cekcok rumah tangga memicu aksi nekat tersebut.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.
Florentino Perez membantah isu sakit keras, menyerang media, dan mempercepat pemilu Real Madrid di tengah krisis klub musim 2026.