Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi. /Antarafoto- Rahmad
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sistem informasi cuaca dari Automated Weather Observing System (AWOS) Irmavia yang ditempatkan di kompleks Yogyakarta International Airport (YIA), Kecamatan Temon, dinilai telah berfungsi dengan baik.
Penilaian tersebut disampaikan Kepala Pusat Instrumentasi dan Kalibrasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Hanif Andi Nugraha, di sela-sela kegiatan tur media di Shelter BMKG Kompleks, YIA, Senin (8/7/2019).
Dia memaparkan berfungsinya AWOS Irmavia dengan baik itu terbukti saat BMKG mengetahui kondisi status langit di atas YIA sebelum rombongan BMKG lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. “Sudah terstandardisasi dan terkalibrasi sehingga dunia penerbangan tidak meragukannya lagi,” kata Hanif, Senin.
Kepala Pusat Meteorologi Penerbangan BMKG Agus Wahyu Raharjo mengatakan dari hasil pengecekan, AWOS Irmavia yang tersambung dengan menara Air Traffic Control (ATC) di YIA berfungsi sebagaimana mestinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.
Gelombang gugur massal landa wakil Indonesia di 16 besar Malaysia Masters 2026. Jonatan Christie (jojo) jadi satu-satunya harapan tersisa di perempat final.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.