Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Pertamina Siapkan Rantai Pasok SAF
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Rizky Aulia Hasyim lulus S1 dari Fakultas Ekonomi UII dengan predikat cumlaude. /Ist-dok pribadi
Harianjogja.com, JOGJA- Menjadi tulang punggung keluarga, bekerja sebagai mitra pengemudi taksi online, tidak memupus cita-cita Rizky Aulia Hasyim untuk lulus S1 dengan predikat cumlaude. Kelulusan mahasiswi dari Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) Jogja ini pun mengharu biru.
Rizky berhasil menyelesaikan kuliahnya selama empat tahun dengan IPK 3,92. Ia mengaku banyak bersyukur dengan segala anugerah yang diberikan Tuhan ketika diwisuda pada 29 Juni lalu. Prestasi yang dia capai bisa membanggakan keluarga dan kedua orangtuanya, Muhammad Hasyim dan Kurniawati.
Sebagai anak sulung dari tiga bersaudara, Rizky bisa memberikan teladan bagi kedua adiknya, Rahma Marwah Hasyim dan Muhammad Fattah Astsulaisy Al-Hasyim.
Dia mampu melewati berbagai rintangan demi mencapai cita-citanya. Betapa tidak, di tengah-tengah menjalani kuliah Rizky harus menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Ayah Rizky, keluar dari pekerjaannya karena terbentur masalah internal. Sementara, sang ibu adalah seorang ibu rumah tangga. Rizky pun ikut mencari nafkah untuk bisa menyekolahkan kedua adiknya yang masih duduk di SMA dan SD itu.
"Akhirnya, semester enam saya bergabung dengan Grab. Sudah 1,5 tahun saya menjadi pengemudi taksi online," katanya melalui surat keterangan yang diterima Harianjogja.com, Selasa (9/7/2019).
Di tengah kesibukannya sebagai mitra pengemudi Grabcar, perempuan berjilbab ini juga aktif menjadi guru les. Sedari semester awal, dia memang sudah terbiasa bekerja sambil kuliah sebagai guru les privat. Jenjang pendidikan yang ia ajarkan pun beragam, mulai dari TK hingga SMA. "Alhamdulillah, saya bisa lulus tepat waktu dengan predikat terbaik," katanya.
Atas prestasinya, saat diwisuda ia mengenakan toga dengan selempang hijau bertuliskan "Grab". Selempang tersebut dia buat sendiri karena sebagai wujud terimakasih karena Grab telah membawanya meraih impiannya untuk lulus cumlaude, dan juga membantu meringankan beban orang tua.
Alasan Rizky saat pertama kali bergabung menjadi mitra pengemudi Grab, karena semata-mata ingin membantu perekonomian keluarga. Selain itu, honor sebagai guru les dinilai tidak mencukupi. Rizky pun terus memutar otak dengan mencari pekerjaan yang pemasukannya bisa mengimbangi kebutuhan.
"Saya sudah terbiasa bekerja sambilan sejak awal kuliah. Jadi driver online waktunya bisa diatur," kata Rizky.
Meski menjadi mitra pengemudi Grab secara paruh waktu, pendapatan maksimal yang diperoleh Rizky bisa mencapai kisaran Rp300.000 per hari, dengan total sekitar Rp8 juta setiap bulan. Dengan bertambahnya pendapatan, Rizky bisa mengatur penghasilan sendiri, tidak hanya membayar cicilan dan keperluan lain untuk keluarganya, tetapi juga membayar keperluan kuliah hingga wisuda.
Hervy Deviyanto, City Manager Yogyakarta, Grab Indonesia mengatakan kisah Rizky baik sebagai mitra pengemudi Grab, seorang guru les privat, dan menjadi mahasiswa bisa menjadi tauladan bagi semua.
"Tentu bukan perkara mudah yang dilakukan Rizky dalam waktu yang bersamaan. Karena Rizky benar-benar mencanangkan prinsip keseimbangan antara hidup dan bekerja yang dilakukan dalam skala prioritas," katanya.
Kisah Rizky, lanjut Ridzki merupakan salah satu dari jutaan perjuangan mitra pengemudi Grab meraih impiannya demi membahagiakan orang tersayang. Terlebih, Grab sebagai everyday superapp terkemuka di Asia Tenggara, juga baru saja meluncurkan program #KarenaAman untuk terus mendorong setiap perempuan untuk mengejar tujuan pribadi mereka dalam hidup tanpa rasa takut atau enggan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Gaji PPPK daerah mulai ditanggung pemerintah pusat pada 2027. DPRD Bantul menyiapkan penyesuaian APBD dan efisiensi belanja.
Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League 2026/27, Sabtu (3/10) pukul 23.00 WIB. Simak kondisi tim dan prediksi susunan pemain.
Klasemen MotoGP 2026 setelah Sprint Jepang. Jorge Martin masih memimpin dengan 313 poin, unggul 7 poin atas Marc Marquez.
Spanyol vs Ceko di UEFA Nations League 2026/2027, Minggu (4/10) pukul 01.45 WIB. Simak jadwal, prediksi pemain, dan kondisi kedua tim.
Elkan Baggott dan Ragnar Oratmangoen dipastikan tidak terkena skorsing dan berpeluang tampil di final FIFA ASEAN Cup 2026.