Kekeringan: Distribusi Air Bersih Pemkab Sleman Belum Maksimal
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Ternak sapi./Harian Jogja-Dok
Harianjogja.com, SLEMAN—Harga sapi dan kambing di Sleman mulai naik sebulan menjelang Iduladha.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Hewan Ambarketawang dan Rumah Potong Hewan, Yuda Andi Nugroho, mengatakan untuk harga sapi kenaikan harga berkisar Rp1 juta hingga Rp2 juta dari harga normal, sedangkan untuk kambing kenaikan berkisar Rp400.000 hingga Rp500.000 dari harga normal.
“Harga bervariasi tergantung dari bobotnya. Kalau berdasar tahun-tahun sebelumnya, kenaikan harga terjadi hingga hari H pelaksanaan Iduladha,” kata dia, Minggu (14/7/2019).
Dia mengatakan penjualan sapi dan kambing mulai meningkat berkisar 5% hingga 10%.
Ia mengatakan, pedagang hewan di Pasar Hewan Ambarketawang, Kecamatan Gamping berjumlah sekitar 70 pedagang dan bakal bertambah mendekati Iduladha. “Biasanya menjelang Iduladha bisa mencapai 100 penjual. Kami juga memiliki dokter hewan yang selalu siap memeriksa kondisi hewan yang mau dijual meskipun tidak menyeluruh,” ucap dia.
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, Heru Saptono, jajarannya melakuan berbagai persiapan mulai dari sosialisasi terkait isu antraks dan cara penyembelihan hewan yang benar kepada masyakarat di berbagai desa di wilayah Sleman, khususnya takmir masjid. “Saat Iduladha kami juga menerjunkan sekitar 200 personel di seluruh wilayah Sleman untuk memantau penyembelihan hewan kurban,” kata dia, Minggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.
Primbon Jawa menyebut lima weton perlu lebih waspada saat Jumat Pahing. Simak penjelasan dan pantangan menurut tradisi Jawa.