Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Warga binaan Lapas Wirogunan mengiuti solat id dan pemotongan hewan kuban, Jumat (6/6/2025). /ist humas lapas
Harianjogja.com, JOGJA—Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jogja atau Lapas Wirogunan merayakan Hari Raya Iduladha 1446 H dengan menyembelih sembilan ekor hewan kurban, Jumat (6/6/2025). Penyembelihan dilakukan seusai salat Id yang dilaksanakan di lapangan tenis di dalam kompleks lapas.
Kepala Lapas Wirogunan, Marjiyanto, menjelaskan rangkaian kegiatan penyembelihan dilaksanakan di halaman dapur ‘Bale Raos’ di area dalam lapas. Adapun hewan kurban terdiri atas dua ekor sapi dan tujuh ekor kambing. Proses pemotongan dilakukan secara bertahap hingga hari tasyrik terakhir, Senin (9/6/2025).
BACA JUGA: Sudah Cair! Ini Cara Cek Penerima Bantuan Subsidi Upah BSU BPJS Ketenagakerjaan
“Terima kasih kami sampaikan kepada para shohibul kurban. Pada hari Jumat sudah dipotong satu sapi dan satu kambing, dilanjutkan pada Sabtu dan Senin. Setelah dimasak di dapur lapas, daging akan dibagikan kepada warga binaan pemasyarakatan dalam bentuk makanan siap saji sebagai tambahan gizi,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Marjiyanto berharap agar Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur dan kepedulian. Ia menilai, semangat berbagi di hari raya dapat memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan lapas.
Pada pelaksanaan solat id di Lapas Wirogunan, Ustaz Muhammad Mahlani dari Kemenag Jogja menjadi imam dan khatib. Ia menyampaikan pesan tentang makna ibadah kurban. Ia menegaskan bahwa ibadah kurban bukan hanya wujud syukur kepada Allah, tetapi juga bentuk keterlibatan batin dalam semangat pelaksanaan ibadah haji.
"Kurban menjadi simbol keterhubungan ruhani kita dengan peristiwa agung haji. Meski tidak berhaji, kita tetap bisa mengambil bagian melalui ibadah kurban," ujarnya.
BACA JUGA: Viral Video Sapi dan Kambing Berdiri Lagi Seusai Disembelih, Warga Berlarian
Ia menambahkan, Iduladha adalah momentum untuk belajar menjadi pribadi yang abrar, yakni sosok yang taat dalam beribadah kepada Allah atau hablum minallah sekaligus memberi manfaat bagi sesama atau hablum minannas.
"Iduladha mengajarkan keberanian untuk berkorban, bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga waktu, tenaga, dan kepentingan pribadi demi menjadi pribadi yang lebih baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.