Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Sejumlah pejabat dari Dinas Pariwisata DIY melihat kondisi Embung Nglanggeran yang merupakan hasil bangub DIY, Senin (15/7/2019)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, menjadi contoh desa wisata yang sukses. Guna mendukung sekaligus membantu mendongkrak perekonomian warga, desa wisata ini menerima program Bantuan Gubernur (Bangub) DIY.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY, Marlina Handayani, mengatakan dalam mengembangkan sebuah objek wisata perlu memperhatikan tiga hal yaitu aksesbilitas, amenitas, dan atraksi. Khusus untuk mengangkat destinasi wisata yang ada di sepanjang Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Pemda DIY memberikan Bangub, salah satunya Nglanggeran. "Meski lokasinya tidak berada di dekat JJLS, tetapi Embung Nglanggeran dibangun menggunakan bangub dari Pemda DIY melalui Dinas Pertanian," ujarnya, Senin (15/7/2019).
Marlina menyatakan bangub diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat. "Dari komunitas menginformasikan kebutuhannya, kemudian baru ada usulan," katanya.
Dijelaskan Marlina, usulan yang diterima berdasarkan seleksi. Bantuan bisa berasal dari berbagai lembaga, salah satu contohnya bantuan perbaikan jalan dari Dinas Pekerjaan Umum dan pembangunan homestay dari pihak swasta. Bangub tidak hanya memberikan bantuan berwujud fisik tetapi juga bantuan pengembangan sumber daya manusia (SDM). "Misalnya pelatihan bahasa asing, hospitality dan kuliner," katanya.
Anggota Pokdarwis Nglanggeran, Aris Budiono, menuturkan Embung Nglanggeran dibangun pada Oktober 2012 dengan menghaabiskan anggaran sekitar Rp1,2 miliar. Dana tersebut merupakan bantuan dari Pemda DIY melalui Dinas Pertanian DIY. "Embung Nglanggeran diresmikan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X pada Februari 2013," kata Aris.
Aris mengatakan Desa Wisata Nglanggeran juga memperoleh bantuan dana keistimewaan (danais) yang dialokasikan untuk program acara budaya. "Programnya disebut Pekan Budaya Nglanggeran seperti rasulan, kirab, dan pentas wayang kulit," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.