Ketua LPS: Uang Bergerak Cepat, Literasi RI Masih Tertinggal
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Ketua KPK Agus Rahardjo./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap calon pimpinan KPK dari petahana yang lolos seleksi calon pimpinan (Capim) KPK untuk periode 2019-2023, kembali terpilih.
Dia beralasan, masuknya pimpinan KPK periode saat ini diharapkan bisa menjaga kesinambungan program antara periode saat ini dan masa mendatang. Dengan terpilihnya Capim yang lama maka program pemberantasan korupsi bisa terus dikawal. "Ada tiga pimpinan KPK sekarang yang mendaftar. Saya berharap satu atau dua dari nama tersebut terpilih sebagai pimpinan KPK yang baru," jelasnya di Kepatihan, Jogja, Selasa (16/7/2019).
Sekadar diketahui, tiga komisioner KPK periode 2015-2019 meliputi Alexander Marwata, Basaria Pandjaitan dan Laode M Syarif kembali mendaftar Capim KPK. Hanya saja, Agus menyerahkan sepenuhnya proses seleksi Capim KPK tersebut kepada Panitia Seleksi (Pansel). "Ini hanya saran dan harapan dari saya. Masalah itu sepenuhnya menjadi hak preogratif Pansel dengan persetujuan Presiden dan DPR," ujarnya.
Di sisi lain, Agus juga berharap terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo bisa memprioritaskan masalah penegakkan hukum. Meski belum membaca sepenuhnya pidato kemenangan Jokowi, Agus mengatakan penegakkan hukum menjadi agenda penting karena berdampak pada peningkatan investasi dan kepercayaan publik. "Salah satunya bagaimana menyelesaikan kasus Novel Baswedan, kami berharap ada perhatian," harapnya.
Dia mengatakan selama ini, selain masalah penindakan KPK juga aktif melakukan pendampingan ke pemerintah daerah. KPK terus mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
KPK juga berharap peran aktif masyarakat untuk ikut melaporkan kasus korupsi di sekitarnya. "Kalau lihat di media banyak pejabat di daerah yang terkena OTT. Sebagian besar berdasarkan laporan dari masyarakat, laporan dari orang dekat pelaku. Hal itu menunjukkan masih ada persoalan hukum yang harus terus dibenahi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.
Penelitian terbaru ungkap pola tulisan tangan bisa jadi indikator awal penurunan fungsi kognitif pada lansia.
Rupiah melemah ke Rp17.800, DPR tegaskan kondisi bukan krisis 1998. Sektor perbankan dinilai masih stabil.