Gerindra Sleman Bangun Kantor Baru, Targetkan Rampung Februari 2027
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Ketua KPK Agus Rahardjo./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap calon pimpinan KPK dari petahana yang lolos seleksi calon pimpinan (Capim) KPK untuk periode 2019-2023, kembali terpilih.
Dia beralasan, masuknya pimpinan KPK periode saat ini diharapkan bisa menjaga kesinambungan program antara periode saat ini dan masa mendatang. Dengan terpilihnya Capim yang lama maka program pemberantasan korupsi bisa terus dikawal. "Ada tiga pimpinan KPK sekarang yang mendaftar. Saya berharap satu atau dua dari nama tersebut terpilih sebagai pimpinan KPK yang baru," jelasnya di Kepatihan, Jogja, Selasa (16/7/2019).
Sekadar diketahui, tiga komisioner KPK periode 2015-2019 meliputi Alexander Marwata, Basaria Pandjaitan dan Laode M Syarif kembali mendaftar Capim KPK. Hanya saja, Agus menyerahkan sepenuhnya proses seleksi Capim KPK tersebut kepada Panitia Seleksi (Pansel). "Ini hanya saran dan harapan dari saya. Masalah itu sepenuhnya menjadi hak preogratif Pansel dengan persetujuan Presiden dan DPR," ujarnya.
Di sisi lain, Agus juga berharap terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo bisa memprioritaskan masalah penegakkan hukum. Meski belum membaca sepenuhnya pidato kemenangan Jokowi, Agus mengatakan penegakkan hukum menjadi agenda penting karena berdampak pada peningkatan investasi dan kepercayaan publik. "Salah satunya bagaimana menyelesaikan kasus Novel Baswedan, kami berharap ada perhatian," harapnya.
Dia mengatakan selama ini, selain masalah penindakan KPK juga aktif melakukan pendampingan ke pemerintah daerah. KPK terus mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
KPK juga berharap peran aktif masyarakat untuk ikut melaporkan kasus korupsi di sekitarnya. "Kalau lihat di media banyak pejabat di daerah yang terkena OTT. Sebagian besar berdasarkan laporan dari masyarakat, laporan dari orang dekat pelaku. Hal itu menunjukkan masih ada persoalan hukum yang harus terus dibenahi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
KPK menahan lima tersangka hasil OTT di lingkungan BNPB yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa serta dana siap pakai kebencanaan.
Debit sumber air menyusut akibat kemarau panjang, penyaluran air bersih di Gunungkidul melambat. BPBD telah menyalurkan ribuan tangki air.
Program PLTS 100 GWp menanti Perpres yang mengatur pengadaan, lokasi proyek, dan pembagian tanggung jawab sebelum tender dilaksanakan.
Kemenkes menyiapkan 10.000 alat diagnostik NPOC untuk mempercepat deteksi TBC di puskesmas, termasuk di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Disbud Kulonprogo menyiapkan 7.500 obor untuk HUT ke-75 Kulonprogo. Api menyala sekitar dua menit dengan pengamanan petugas damkar.