Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ilustrasi leptospirosis,/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang warga Dusun Waduk, Desa Salam, Kecamatan Patuk bernama Warsidah, 55, diduga meninggal dunia akibat leptospirosis, Senin (15/7). Sebelum meninggal korban sempat dirawat selama dua hari di Puskesmas Patuk 1, kemudian dirujuk ke RSUP dr Sardjito, Jogja.
Namun berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Warsidah meninggal dunia karena menderita asam lambung dan vertigo. Leptospirosis sendiri merupakan penyakit yang dpicu virus yang terkandung dalam air kencing tikus.
Camat Patuk, Haryo Ambar Suwardi, mengatakan informasi yang ia terima korban suspect leptospirosis. Dia mengaku bakal bertemu dengan tim medis Puskesmas Patuk 1 dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul. "Kami masih menunggu hasil laboratorium dari rumah sakit RSUP dr Sardjito untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban," katanya, Rabu (18/7).
Haryo Ambar menuturkan apabila korban positif leptospirosis, Pemerintah Kecamatan Patuk segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan. “Kami segera berkoordinasi dengan puskesmas dan Dinkes Gunungkidul untuk membahas persoalan ini," katanya.
Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty, menyatakan kasus meninggalnya Wasidah bukan karena leptospirosis. "Bukan karena leptospirosis," ucapnya.
Menurutnya, jika sudah terjadi langkah yang tepat adalah melakukan pencegahan. Adapun orang yang rentan terkena penyakit tersebut ialah petani yang pergi ke ladang sebelum Matahari terbit. "Karena virus leptospirosis baru mati setelah terkena sinar Matahari," ujarnya.
Berdasarkan data Dinkes Gunungkidul, jumlah warga Gunungkidul yang meninggal dunia akibat leptospirosis terus menurun. Beberapa wilayah yang rawan terhadap leptospirosis masing-masing Kecamatan Gedangsari; Ngawen; Patuk; Nglipar dan Semin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.