Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Direktur Iixindo Jogja, Andi Yuniantoro membuka kegiatan SIAP Transformasi Digital, di Hotel Marriot, Kamis (18/7)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Pusat berusaha mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya. Hal ini salah satunya diupayakan melalui Perpres No.95/2018 tentang Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).
Penerapan SPBE melibatkan berbagai instansi pemerintah baik dari kementerian dan badan pemerintah. Untuk mendukung upaya ini, pemerintah daerah juga dituntut untuk menerapkan konsep smart city di daerahnya masing-masing.
Untuk membantu memberi panduan rencana aksi bagi pemda terkait dengan pelaksanaan SPBE dan smart city yang terintegrasi, Inixindo Jogja bersama Blue Power Technology menggelar Step by Step Integrated Action Pemerintah Daerah (SIAP) Transformasi Digital, di Hotel Marriot, Kamis (18/7/2019).
Marketing Communication Inixindo Jogja, Alisa Martiyana, mengatakan kegiatan ini akan memberikan panduan konkret dari berbagai aspek penerapan smart city, smart province dan SPBE yang mencakup people, process dan technology sebagai kesatuan program digitalisasi pemerintah.
Dalam kegiatan ini, perusahaannya mengundang perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Bappeda serta Badan keuangan Daerah mulai tingkat kabupaten/kota hingga provinsi dari seluruh Indonesia. “Peserta juga akan mendapatkan arsitektur integrasi smart city, smart province dan SPBE serta kepastian regulasi dari kementerian dan lembaga terkait,” ujarnya di sela-sela acara, Kamis.
Dalam SIAP Transformasi Digital akan dilakukan asesmen mandiri online Indeks SPBE dan Indeks Keamanan Informasi sebagai ukuran target kinerja dan bank inovasi layanan smart city. Sejumlah narasumber dalam kegiatan ini meliputi Direktur Egov Kemenkominfo, Bambang Dwi Anggono, Kepala BPPT Indonesia, Hammam Riza, Kemenpan RB, Imam Machdi dan Deputi Bidang Proteksi BSSN, Agung Nugraha.
Acara tersebut, kata Alisa dibagi dalam dua sesi. Pertama, sesi konsultasi mengenai apa itu SIAP yang akan dipandu langsung oleh Inixindo, Blue Power Technology dan kementerian terkait. Kedua, peserta dibagi ke dalam dua lokakarya, yakni SPBE; dan keamanan informasi, smart city serta smart province. “Peserta juga dapat melihat langsung demo yang terdiri dari platform teknologi command centre, desa pintar, teknologi aplikasi multiplatform, dan digital skill untuk ASN,” kata dia.
Direktur Inixindo Jogja, Andi Yuniantoro, mengatakan berdasarkan kunjungan ke berbagai daerah, dia banyak mendapat banyak pertanyaan mengenai SPBE dari sejumlah pemda. “Harapannya kegiatan ini mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan solusi konkret,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.