Cegah Stunting, Kelurahan Giwangan, Kota Jogja Bentuk Tim Respons Cepat
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Agenda forum komunikasi yang digelar Kemantren Pakualaman. Pemerintah Kemantren Pakualaman Tembus 10 Besar Kinerja di Kota Jogja, Terbaik di Antarkemantren. Istimewa-Dokumen Pemerintah Kemantren Pakualaman\r\n\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Kemantren Pakualaman berhasil menembus 10 besar perangkat daerah dengan tata kelola pemerintahan terbaik di Kota Jogja pada 2025. Dari total 55 perangkat daerah, Kemantren Pakualaman menempati peringkat kesembilan sekaligus menjadi yang tertinggi di antara 14 kemantren.
Capaian tersebut meningkat dibandingkan 2024 ketika Kemantren Pakualaman berada di posisi ke-10. Mantri Pamong Praja Kemantren Pakualaman, Saptohadi, menyebut capaian ini menjadi salah satu ukuran perkembangan kinerja yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.
“Kalau diperbandingkan dengan 14 Kemantren yang lain, kita tetap ranking 1. Kita satu-satunya Kemantren yang bisa masuk di 10 besar,” kata Saptohadi, Kamis (13/8/2026).
Nilai Akuntabilitas Kinerja Capai 90,855
Evaluasi akuntabilitas kinerja perangkat daerah Kemantren Pakualaman pada 2025 menghasilkan nilai 90,855 dengan predikat AA atau sangat baik.
Nilai tersebut ditopang sejumlah indikator, antara lain pengendalian internal pemerintah, pengelolaan keuangan dan aset, kepuasan masyarakat, profesionalitas ASN, pengawasan arsip, serta statistik sektoral.
Indeks Kepuasan Masyarakat tercatat 90,120. Sementara indikator profesionalitas ASN mencapai 90,577 dan pengawasan kearsipan internal berada di angka 89,410.
Pada sisi rencana pengadaan yang diumumkan melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), Kemantren Pakualaman mencatat capaian 100 persen.
Nilai SAKIP Kemantren Pakualaman Naik
Perbaikan kinerja juga tercermin dari nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Nilainya meningkat dari 88,12 pada 2025 menjadi 88,47 pada 2026.
Meski hanya bertambah 0,35 poin, Saptohadi menilai peningkatan tersebut tetap berarti karena kenaikan satu poin dalam penilaian kinerja tidak mudah dicapai.
“Kelihatannya hanya 0,35 ya, tetapi untuk meraih satu poin pun lumayan berat. Jadi sudah bersyukur ada kenaikan sebesar 0,35,” ujarnya.
Dari aspek keterbukaan informasi, Kemantren Pakualaman berada di peringkat ketiga tingkat Kota Jogja dengan nilai 88,2. Di tingkat DIY, posisi tersebut berada di peringkat kelima.
Namun, status keterbukaan informasinya masih Menuju Informatif. Dalam penilaian, ditemukan sejumlah tautan yang dikirim tidak dapat dibuka oleh Komisi Informasi Daerah DIY.
Kelurahan di Pakualaman Juga Berprestasi
Prestasi kinerja tidak hanya terlihat pada tingkat kemantren. Di tingkat kelurahan, wilayah Pakualaman juga mencatat sejumlah capaian dalam beberapa tahun terakhir.
Purwokinanti menjadi juara dua tingkat DIY pada 2024. Kemudian pada 2025, Purwokinanti meraih juara pertama tingkat Kota Jogja, DIY, serta regional Jawa-Bali.
Pada tahun ini, giliran Gunungketur yang mencatat prestasi. Kelurahan tersebut menjadi juara pertama tingkat kota dan DIY serta masih menunggu hasil penilaian tingkat regional Jawa-Bali.
Akademisi UGM Ingatkan Jangan Terpaku pada Angka
Akademisi Universitas Gadjah Mada, Noorhadi Rahardjo, mengingatkan agar capaian kinerja tersebut tidak berhenti pada angka penilaian.
Menurutnya, hasil evaluasi perlu diterjemahkan menjadi langkah konkret dalam pelayanan pemerintahan. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penyederhanaan prosedur, peningkatan kemampuan petugas, perbaikan fasilitas, hingga penyediaan kanal pengaduan.
Evaluasi juga perlu dilakukan secara berulang. Dengan demikian, pemerintah dapat melihat apakah perubahan yang diterapkan benar-benar memberikan dampak terhadap pengalaman warga ketika mengakses pelayanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.