Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Seorang petugas membongkar bagian atap Gedung DPRD Sleman, belum lama ini./Harian Jogja-Arief Junianto
Harianjogja.com, SLEMAN--Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sukarmin menjelaskan gedung baru DPRD Sleman bakal didesain menyatu. Hal tersebut berbeda dengan bangunan DPRD sebelumnya yang terpisah satu dengan yang lainnya.
"Luas tapaknya 4.000 meter persegi. Ada basement parkir yang bisa muat 70 mobil khusus untuk anggota dewan, sedangkan kendaraan umum diparkir di halaman depan dan belakang," kata pria yang juga Kepala Seksi Bangunan Gedung DPUPKP Sleman tersebut.
Sukarmin mengatakan di belakang gedung tempat legislator bertugas terdapat gedung Sekretariat DPRD. Kedua bangunan itu nantinya akan dihubungkan dengan jembatan sepanjang kurang lebih 10 meter. "Halaman depan gedung tersebut rencananya juga akan dibangun fasilitas taman bermain anak," ujar dia.
Gedung DPRD Sleman nantinya memiliki luasan kurang lebih 16.000 meter persegi. Gedung ini didesain empat lantai terdiri dari basement parkir, lantai 1 untuk perkantoran, serta lantai 2 dan 3 untuk ruang sidang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Nelayan hilang akibat ombak di Pantai Baru Bantul ditemukan meninggal dunia. Tim SAR gabungan akhiri operasi pencarian.
Sony dikabarkan meluncurkan headphone premium WH-1000XX The ColleXion dengan desain mewah dan harga tinggi. Simak bocoran lengkapnya.
Harga rumah sekunder tetap naik di 11 kota meski rupiah melemah. Surakarta mencatat lonjakan tertinggi hingga 23,5%.
BPJS Ketenagakerjaan dan Kejati DIY memperkuat kerja sama hukum. Iuran pekerja Rp13,7 miliar berhasil dipulihkan hingga 2026.
Penipuan reservasi hotel di Jogja kembali marak lewat nomor palsu di Google Maps. PHRI DIY imbau wisatawan lebih waspada.