Kekeringan: Distribusi Air Bersih Pemkab Sleman Belum Maksimal
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Ilustrasi DPRD
Harianjogja.com, SLEMAN—Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) bakal bergabung membentuk fraksi gabungan di DPRD Kabupaten Sleman.
“Insyaallah PPP berkolaborasi dengan Nasdem, karena sama-sama memiliki tiga kursi,” kata Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PPP Sleman HM Nasikhin, Kamis (15/8/2019).
Lebih lanjut, Nasikhin mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Nasdem. Untuk penentuan siapa yang nantinya menjadi ketua fraksi, kata dia, masih sedang dalam tahap pembicaraan.
“Kami harus sama-sama bersepakat dengan pembagian yang adil. Untuk nama fraksi juga nanti akan kami tentukan. Kami akan bertemu dan duduk bersama membahas yang terbaik bagi kedua partai,” ucap dia.
Disinggung mengenai pembentukan Alat Kelengkapan Dewan, ia mengatakan PPP tetap mengacu pada kesepakatan bersama. “Kami bersepakat dalam koalisi fraksi ingin yang terbaik dan melahirkan komitmen bersama demi kenyamanan anggota Dewan,” kata dia.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Nasdem Sleman, Surana mengatakan hal yang serupa, sebagai anggota dewan maupun struktural partai, ia mengaku sudah berkomunikasi dan diskusi terkait dengan pembentukan Fraksi di DPRD Sleman dengan PPP. “Sudah diskusi dan rembuk Kemungkinan besar dengan PPP,” kata dia, Kamis.
Terkait dengan pembentukan alat kelengkapan Dewan, ia mengatakan Nasdem berharap pembagian dilakukan proporsional. “Sharing profesional dan sharing proporsional, nanti dapat alat kelengkapan Dewan dari fraksi berapa, nanti dibagi dengan PPP,” kata dia.
Sebagai catatan, pada Pemilu 2019, PPP mendapatkan tiga kursi di DPRD Sleman, raihan ini menurun dari pemilu 2014 dimana PPP mendapatkan empat kursi. Tiga kursi tersebut berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Dapil 5 dan Dapil 6. Partai Nasdem juga mendapatkan tiga kursi dari dapil 3, dapil 6, dan dapil 6. Raihan ini menurun dari lima kursi yang didapatkan Nasdem pada Pemilu 2014.
Sekretaris DPRD Kabupaten Sleman Fransisca Retno Wisudawati mengatakan agenda terdekat para anggota Dewan adalah menyusun Tata Tertib DPRD. “Kemudian setelahnya akan membentuk fraksi-fraksi maupun maupun alat kelengkapan (alkap) Dewan lainnya,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.