Jadwal Lengkap 76 Indonesian Downhill 2026: Bantul Jadi Arena Neraka
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Bisnis Indonesia-Arief Hermawan P
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY menyebut jalan Tol Jogja-Solo (Joglo) dan tol Jogja-Bawen hanya membutuhkan lahan sekitar 40 hektare.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Gatot Saptadi mengatakan proyek dua jalan tol di DIY itu tak banyak memakan lahan karena sebagian jalan tol yang masuk ke wilayah DIY dibuat elevated (melayang). “Kombinasi ya, ada yang melayang ada yang tidak. Tapi paling banyak melayang. Jadi dampaknya sedikit karena memanfaatkan Selokan Mataram,” kata Gatot, Minggu (8/9/2019).
Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan HB X pernah memberikan sejumlah masukan terkait dengan rencana dua proyek tol di DIY itu. Sultan minta jalan tol tidak menggunakan lahan pertanian, permukiman, menghindari situs serta tidak membelah kampung.
Gatot menambahkan Pemda DIY saat ini bersiap memproses izin penetapan lokasi (IPL) jalan tol Jogja-Solo-Borobudur. Namun, hingga kini surat pengajuan IPL dari Kementerian PU belum turun.
Gatot mengatakan Pemda DIY sudah bertemu dengan Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Semarang terkait dengan rencana pembangunan jalan tol tersebut.
“Pertemuan terkait pesiapan IPL, sudah ada titik-titiknya, sudah ada ruasnya,” kata Gatot.
“Tugas kami untuk menyiapkan proses IPL. Dana pembebasan tidak ada dari APBD [anggaran pendapatan dan belanja daerah], tapi dari Pusat. Pemda DIY cuma izin saja. Namun, surat pengajuan sampai saat ini belum masuk,” katanya.
Menurut Gatot lelang proyek tersebut dilakukan mulai dari persiapan, perencanaan hingga penunjukan rekanan pemenang lelang. “Untuk urusan lelang dari Pusat, mulai persiapan dan pelaksanaannya. Nah itu lelang dimulai dari persiapan hingga penetapan pemenang nanti. Kami masih menunggu surat resmi pengajuan penlok [penetapan lokasi],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.