Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Logo Pemkot Jogja (Harian Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak tiga nama terpilih jadi calon Sekretaris Daerah Kota Jogja. Ketiga nama itu, yakni Aman Yuriadijaya, Edy Muhammad dan Kadri Renggono dinyatakan lolos seleksi tahap akhir yang diselenggarakan oleh Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kota Jogja, Senin (9/9/2019).
Kepala Bidang Pengembangan Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Jogja, Ary Iryawan mengatakan tugas Pansel adalah menyeleksi kandidat yang mendaftar sampai tiga terbaik. Selanjutnya, kata dia, diserahkan ke Wali Kota Jogja.
Seleksi telah dilakukan sejak Juli lalu dengan jumlah pendaftar sebanyak tujuh orang. Dalam seleksi kompetensi menyisakan lima orang dan tahap akhir tiga orang. "Berdasarkan nilai tertinggi dalam setiap tahap seleksi," ujarnya.
Tim pansel, kata dia, terdiri dari lima orang yang diambil dari akademisi, Pemda DIY dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sedangkan BKPP Kota Jogja sebatas menjalankan fungai sekretariat.
Setelah terpilih tiga nama, proses selanjutnya adalah pelaporan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), lalu dikeluarkan rekomendasi yang disampaikan kepada Gubernur. "Sampai terpilihnya belum bisa dipastikan, karena masih menunggu proses di KASN dan Gubernur," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.