Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
VP Region Gojek, Dinas Perhubungan DIY, dan Kepala Bidang Menengah Disdipdikpora DIY beserta siswa-siswa SMA di Jogja./Harian Jogja-Fitriatul Choiriyah-M129
Harianjogja.com, JOGJA—Gojek meluncurkan Liga Cerdikiawan, sebuah kampanye untuk menggunakan transportasi berbasis aplikasi dengan cerdik dan aman bagi pelajar SMA melalui kompetisi Vlog Life Hack Cerdikiawan at School. Kompetisi tersebut adalah kelanjutan dari peluncuran logo baru Gojek dan slogan #PastiAdaJalan, Rabu (11/9/201919) Petang.
“Sesuai namanya, ini adalah wadah bagi siswa yang cerdik dalam memilih transportasi yang aman dan memberikan solusi untuk hidupnya,” ucap VP Region Gojek Jateng DIY Delly Nugraha, dalam konferensi pers di Resto Dixie, Sleman.
Ia menegaskan keselamatan para pengguna transportasi berbasis aplikasi, terutama di kalangan pelajar, merupakan prioritas dari Gojek. Sebagai platform yang mengedepankan inovasi teknologi digital, Gojek telah mengembangkan fitur safety yang bermanfaat untuk keamanan pengguna layanan atau mitra driver Gojek.
“Melalui ajang ini kami mengajak para siswa SMA untuk mengembangkan kreativitas dalam mengkampanyekan keamanan menggunakan transportasi berbasis aplikasi dengan kompetisi vlog,” ucap Delly.
Tiga pemenang terpilih dalam kompetisi vlog akan menerima paket dana bantuan senilai Rp12,4 juta dari Gojek. Ratusan siswa dari sepuluh sekolah SMA terpilih di DIY akan mengikuti program ini. “Kami berharap Liga Cerdikiawan dapat mendorong siswa SMA di Jogja untuk semakin mantap untuk menggunakan transportasi publik dan terasah kreativitasnya dalam penyampaian ide serta memecahkan masalah sesuai dengan tagline kami #PastiAdaJalan,” kata Delly.
Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapto Raharjo menyambut baik upaya Gojek untuk memprioritaskan keamanan bagi pengguna dan mitra driver. Upaya kampanye dan sosialisasi ini sangat tepat dimulai di kalangan pelajar yang belum bisa berkendara sendiri kerana belum cukup umur. “Sehingga mereka memilih sarana transportasi umum atau yang berbasis aplikasi,” ujarnya.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdikpora DIY Isti Tri Asih mengatakan di DIY terdapat 164 dan 2019 SMK. Transportasi umum ataupun yang berbasis aplikasi sangat membantu pelajar. “Program Liga Cerdikiawan bisa mengeksplorasi anak-anak supaya ide dan inovasi kekreativitasnya mendapat wadah. Gojek dapat memberikan dan menyelenggarakan event yang sangat menarik untuk menampung karya-karya mereka,” ujar Isti.
Siswa SMAN 9 Jogja Angelina Nawang adalah pengguna Gojek sejak kelas X hingga XI. “Semoga Gojek lebih sukses dan semakin bermanfaat bagi pelajar.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Prediksi Wales vs Norwegia di Nations League 2026/2027. Haaland menjadi ancaman saat The Dragons memburu poin pertama di Cardiff.
Jerman vs Serbia di Nations League menjadi kesempatan Klopp memburu kemenangan pertama bersama Die Mannschaft di Allianz Arena.
AI mulai memengaruhi pilihan karier anak muda AS. Pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan teknis makin dilirik di tengah perubahan pasar kerja.
Pembangunan dan pemeliharaan jalan di Bantul membantu petani dan pelaku UMKM memperlancar mobilitas, distribusi hasil panen, serta pemasaran produk.
Yunani vs Belanda di Nations League 2026/27, Jumat 2 Oktober pukul 01.45 WIB. Simak jadwal dan kondisi terbaru kedua tim.