Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Alat penyulingan Tirta Polengan. /Ist- Dok UMY
Harianjogja.com, BANTUL-- Tim Pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang diketuai oleh Muhammad Muttaqien dan Linda Kusumastuti Wardana sebagai anggota, membantu warga Desa Polengan, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.
Mereka membantu untuk mengembangkan potensi air bersih dengan menciptakan produk air minum kemasan Tirta Polengan. Desa Polengan ini memiliki potensi air bersih yang cukup melimpah. Meskipun kemarau panjang, sumber mata air di desa Polengan ini tidak pernah kering atau habis.
Adanya potensi itulah yang kemudian dimanfaatkan oleh warga desa Polengan untuk memproduksi air minum. Namun, tingginya permintaan pasar terhadap air minum membuat pengelola kewalahan karena produktivitas alat yang dimiliki sangat terbatas.
Selain melihat tingginya permintaan pasar terkait air minum, Muhammad Muttaqien dan Linda Wardana juga membantu warga Polengan untuk mengincar pasar yang lebih luas lagi, tidak hanya di Desa Polengan saja, namun bisa menembus desa-desa lain di wilayah Kecamatan Srumbung atau lebih jauh.
Dihubungi oleh tim jurnalis, Biro Humas dan Protokol UMY, Muhammad Muttaqien menegaskan bahwa ada dua hal penting yang ingin diberikan kepada masyarakat Desa Polengan, yaitu mengenai sosialisasi terkait brand awareness dan tata kelola keuangan.

“Metode dari tim pengabdian masyarakat untuk memudahkan Tirta Polengan agar dikenal oleh khalayak, yaitu dengan memberikan sosialisasi terkait brand awareness atau branding dan tata kelola keuangan pada warga Desa Polengan khususnya pengelolaan air minum kemasan Tirta Polengan,” jelasnya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, (16/9/2019).
Ia menambahkan bahwa brand awareness atau branding product dirasa penting karena melalui brand awareness tersebut dapat mem-branding produk Tirta Polengan kedepannya.
“Jadi melalui brand awareness ini kita bisa pelan-pelan membangun stigma masyarakat terkait Tirta Polengan. Memang yang namanya branding itu tidak bisa dibentuk secara cepat, namun dengan mempelajari brand awareness setidaknya kita bisa merencanakan seperti apa nantinya stigma masyarakat terhadap air minum kemasan Tirta Polengan,” tambah Muhammad Muttaqien (15/9/2019).
“Saat ini branding yang akan dibangun untuk Tirta Polengan adalah air minum rendah kontaminasi sesuai dengan slogan Tirta Polengan yang sudah disepakati oleh warga Desa Polengan,” ujarnya lagi.

Linda Wardana juga menambahkan terkait sistem tata kelola keuangan Tirta Polengan. “Jika dilihat sekarang ini, Tirta Polengan hanya memiliki sistem tata kelola keuangan yang bisa dibilang sederhana, hanya dengan menggunakan pembukuan. Jika kita akan memperluas cakupan pemasaran Tirta Polengan ini, berarti kita membutuhkan tata kelola keuangan yang lebih bagus, rinci, dan akurat yaitu dengan menggunakan sistem akuntansi,” jelas Linda.
Tata kelola keuangan lebih menekankan pada peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan unit usaha air minum rendah kontaminasi, mulai dari pencatatan keuangan, menejemen bisnis, dan penentuan harga pokok produk Tirta Polengan dengan alat dan kemasan yang baru. "Diharapkan dengan pengelolaan yang baik tidak menutup kemungkinan kelangsungan unit usaha ini akan panjang dan dapat menarik investor,” tambahnya lagi.
“Tidak hanya mengembangkan Tirta Polengan dari segi branding dan tata kelola keuangan, tim pengabdian masyarakat UMY juga menghibahkan beberapa alat penunjang produksi air minum kemasan, seperti paket pengolahan air minum dengan kapasitas 200 galon per 24 jam, serta papan nama untuk kantor sekretariat Tirta Polengan,” tutup Linda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Kris Dayanti meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Wushu Kungfu 2026. Prestasi di usia 51 tahun ini menjadi inspirasi bahwa semangat berprestasi tidak
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan
Asita DIY menilai tren wisata multi-destinasi menjadi peluang besar bagi Yogyakarta untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, dan men
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
PT Importa Jaya Abadi membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara setelah memperkuat dominasinya di pasar domestik.