Geger Boyolali! Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Dapur
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Abdul Halim Muslih/Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL—Wakil Bupati Abdul Halim Muslih masuk dalam daftar penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bantul.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul, Joko Purnomo mengaku proses penjaringan dilakukan partainya selama sepekan. Tercatat ada tiga nama yang masuk penjaringan secara tertutup, yakni dirinya sendiri, Abdul Halim Muslih, dan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) DIY Bambang Wisnu Handoyo atau yang akrab disapa BWH.
Selain itu, masih ada tiga nama lain yang masuk dalam penjaringan secara terbuka, yakni Pemimpin Pondok Pesantren Lintang Songo Piyungan Heri Kuswanto, serta dua nama yang mendaftar, yakni lalu yang mendaftar ada dua yaitu Agus Santoso dari Srandakan dan Kompol Kusilah dari kepolisian. “Jadi totalnya ada enam orang. Sebanyak tiga nama lewat penjaringan tertutup, tiga nama dari penjaringan terbuka,” kata Joko saat menggelar jumpa pers, Senin (16/9/2019).
Dikatakan Joko, keenam nama bakal calon yang terjaring, telah melakukan proses pengisian biodata kesanggupan untuk siap dicalonkan sebagai kepala daerah. Selanjutnya, berkas tersebut akan segera diserahkan ke DPD PDIP untuk dilakukan proses validasi yang kemudian akan diteruskan ke DPP di Jakarta.
"DPP nanti yang akan memutuskan siapa yang direkomendasikan untuk maju sebagai kepala daerah," kata Joko.
Abdul Halim Muslih mengatakan hasil penjaringan itu adalah kehormatan baginya. Lagipula, kata dia, menjelang tahapan Pilkada Bantul, tentu semua partai politik melakukan proses yang sama.
Melakukan penjaringan kandidat sehingga tidak menutup kemungkinan partai-partai yang lain akan menjaring nama yang sama.
Bagi Halim, itu biasa saja dalam proses demokrasi. Ia pun mengaku akan segera melakukan komunikasi dengan sejumlah partai lain. "Ikuti saja, karena semua partai bersahabat. Semuanya bertujuan bagaimana menjadikan Bantul yang maju dan lebih baik," katanya.
Dia mengatakan pencalonan dirinya di PDIP adalah usulan kader partai berlambang kepala banteng itu. Selain itu dia pun diundang secara resmi.
“Tidak tertutup kemungkinan namanya juga akan muncul di penjaringan partai-partai lain,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.