SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Aksi donor darah yang digelar karyawan Alfamidi Jogja untuk memperingati HUT ke 74 PMI, Selasa (17/9/2019)./Harian Jogja-Ist
Harianjogja.com, BANTUL - Memperingati HUT ke 74 Palang Merah Indonesia (PMI), puluhan karyawan Alfamidi, supplier dan masyarakat melakukan aksi donor darah, Selasa (17/9/2019) di Kantor Alfamidi Jogja. Aksi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan stok darah untuk wilayah Bantul.
Branch Manager Alfamidi Cabang Jogja Widodo mengatakan aksi donor darah tersebut dilakukan serentak di 10 cabang Alfamidi se Indonesia. Dia berharap aksi kemanusiaan itu ikut membantu dan memenuhi kebutuhan darah khususnya di wilayah Bantul.
"Dalam aksi ini kami menggandeng LazizMu. Aksi donor darah kami gelar rutin, apalagi beberapa karyawan kami juga menjadi pendonor darah tetap," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Dijelaskan Widodo, para pendonor darah tidak hanya berasal dari karyawan, tetapi juga supplier dan masyarakat di sekitar lokasi. Untuk pendaftar 50 pertama, mendapatkan bingkisan menarik dari Alfamidi dan PMI.
"Melalui aksi ini, kami ingin berbagi dengan sesama atas dasar kemanusiaan. Minimal 40 kantong bisa kami sumbangkan karena beberapa pendonor tidak lolos screening," katanya.
Sementara itu, Relawan PMI Bantul Candra Irawan mengatakan kebutuhan kantong darah yang saat ini untuk golongan darah O. Sebab stok golongan darah O minim dibandingkan golongan darah lainnya seperti A dan B. "Stok darah O di kami tersisa 15 kantong. Untuk lainnya di atas 30 kantong," ujarnya.
Menurut Candra, beberapa peserta donor tidak lolos screening dikarenakan sejumlah faktor. Ada yang masih mengonsumsi obat, kurang tidur, Hb terlalu tinggi dan ada juga yang terlalu rendah. "Ini membutuhkan kejujuran pendonor. Kalau pernah mengkonsumsi obat dalam tiga hari terakhir, kami sarankan untuk tidak melakukan donor," katanya.
Rochmat, 39, warga Kotagede yang ikut aksi donor darah mengakui jika setiap tiga bulan sekali rutin mengikuti donor darah. "Golongan darah saya AB plus. Sudah 25 kali saya rutin mengikuti aksi donor darah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.