Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Tim Harian Jogja saat berkunjung di RS UII, beberapa waktu lalu/Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Rumah Sakit Universitas Islam (RS UII) yang berada di Jalan Srandakan, tepatnya di Dusun Gedongsari, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Bantul akan beroperasi penuh pada 24 September mendatang. Salah satu program unggulan rumah sakit yang berada di bawah naungan Badan Wakaf UII tersebut adalah layanan kesehatan ibu dan anak.
Optimalisasi layanan kesehatan ibu dan anak di RS itu adalah dengan adanya poli terpadu serta medical check up anak yang memberikan pelayanan kesehatan secara komprehensif dan dikombinasikan dengan layanan psikologi anak.
Direktur Utama RS UII, Widodo Wirawan mengatakan keberadaan RS UII di Bantul tidak hanya mengedepankan aspek bisnis namun juga bersama Pemkab Bantul ikut membangun masyarakat Bantul dalam mengembangkan kesehatan dan peningkatan kesejahteraan dengan memperbaiki indikator kesehatan. Salah satu yang tengah digencarkan oleh Pemkab Bantul saat ini adalah pengurangan angka kematian ibu dan anak yang hingga kini diinilai masih cukup tinggi. “Tahap awal ini kami sinkronkan dengan program Pemkab yang menitikberatkan pada pelayanam kesehatan ibu dan anak,” kata Widodo, Rabu (18/9/2019).
Sejak soft launching pada Februari lalu sampai saat ini sudah ada 150 ibu yang melahirkan di RS UII dan semuanya selamat dalam kondisi baik. Selain poli terpadu tumbuh kembang anak, dalam melayani kesehatan ibu dan anak, RS UII menghadirkan tabungan perencanaan kehamilan dan anak.
Tabungan tersebut diperuntukan bagi ibu hamil yang akan melakukan persalinan di RS UII dan bayi yang dilahirkan mendapat vaksinasi, imuniasasi dan pemerisaan komprehensif lainnya. Dengan begitu pasien yang akan melahirkan di RS UII sudah bisa menabung saat usia kehamilan masih muda.
Tabungan itu juga bisa untuk membiayai layanan ksesehatan tumbuh kembang anak hingga usia lima tahun. “Hadirnya RS UII ini diharapkan semakin melengkapi fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Bantul dan tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan saja, Rumah Sakit UII juga turut serta dalam pemenuhan informasi bagi masyarakat mengenai kesehatan,” ujar Widodo.
Meski bangunan dan fasilitas RS UII terkesan mewah, bahkan lebih mewah dan lengkap dibanding rumah sakit bertaraf internasional di Jogja, namun secara tarif Widodo mengklaim lebih murah. “Misalnya perbandingan kelas rawat inap cukup Rp900.000 per malam, RS lain bisa mencapai Rp3,5 juta,” kata dia.
Direktur Keuangan dan Operasi RS UII, Bimo Wicaksono menambahkan sejak tujuh bulan beroperasi sudah ada 15.000 kunjungan, lebih dari 100 orang kunjungan dalam sehari untuk rawat jalan dan 25 orang rawat inap.
Dari jumlah kunjungan tersebut 80% adalah pasien pemegang kartu BPJS Kesehatan yang berobat umum, “Kami dalam proses kerja sama dengan BPJS,” kata dia. Sejauh ini pihaknya sudah bekerjasama dengan 26 perusahaan asuransi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
BMKG memprakirakan Jabodetabek berawan pada Minggu, dengan peringatan angin kencang di Tangerang. DIY mayoritas cerah berawan.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 13 September 2026 tersedia sejak pagi hingga sore dengan tarif Rp12.000.
Jadwal KSPN Jogja 13 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KA Bandara YIA 13 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.