Carik Bohol Resmi Dipecat usai Divonis Korupsi Dana Kalurahan
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Bambang Wisnu Handoyo ketika ditemui awak media usai jumpat pers serta verifikasi calon di kantor DPC PDIP Bantul, Senin (16/9/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo sepertinya berambisi besar menjadi bupati.
Kepala dinas senior di bidang anggaran itu bahkan pasang dua kaki agar bisa jadi bupati. Ia dilaporkan tak hanya mendaftar maju sebagai Bupati Bantul pada Pilkada 2020, namun juga Bupati Gunungkidul
Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan pihaknya sudah melakukan pleno terkait dengan hasil penjaringan bakal calon kepala daerah. Total ada tujuh bakal calon kepala daerah yang mendaftar lewat partai berlambang banteng itu untuk memperebutkan kursi Bupati Gunungkidul.
Salah satu nama dari tujuh bakal calon yang mendaftar adalah Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo.
"Sebenarnya ada lima orang lagi yang mengambil formulir, tapi tidak mengembalikan. Jadi, tujuh orang yang mengembalikan itu, kami nilai serius maju sebagai calon kepala daerah,” kata Endah kepada wartawan, Sabtu (21/9/2019).
Nama Bambang Wisnu Handoyo tak asing jelang Pilkada 2020. Bambang juga tercatat daftar bakal claon Bupati Bantul lewat PDIP.
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul juga telah melaksanakan proses penjaringan kepala daerah dan juga wakil kepala daerah, dalam proses yang dilakukan pada satu minggu yang lalu ada tiga nama yang terjaring, salah satunya ialah Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo.
“Jadi ada tiga nama yang dijaring, saya sendiri, pak Halim sama Kepala DPKAD, Bambang Wisnu Handoyo, kebetulan hari ini tiga-tiganya bisa datang untuk melakukan verifikasi dan pengisian biodata,” kata Ketua DPC PDIP Bantul, Joko Purnomo dalam jumpa pers, Senin (16/9/2019) lalu.
Bambang Wisnu Handoyo mengaku jika nantinya sudah ditetapkan sebagai cabup ia siap mundur dari jabatannya yang sekarang sebagai Kepala DPPKA DIY.
“Jika sudah ditetapkan saya siap mundur dan pensiun di November 2020 jika itu memang perlu. Saya itu siap bersaing menduduki kursi Bupati karena saya melihat ada banyak potensi di Bantul yang perlu dikembangkan,” katanya.
Bambang sendiri melihat potensi tersebut dari sudut pandang Bantul akan menjadi darah lalu lintas yang sangat penting dalam pengembangan Bandara baru yang berlokasi di Kulonprogo. Terutama potensi yang ada di Potensi kawasan pantai selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.