BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Peserta ujian computer Assisted Test (CAT) calon pegawai negeri sipil (CPNS) mendengarkan arahan petugas sebelum melaksanakan ujian di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10)./Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejak hasil uji kompetensi seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diumumkan oleh Pusat pada April lalu, hingga kini masa kerja para pegawai itu belum juga jelas. Padahal Pemerintah Kabupaten Sleman sudah menyiapkan segala sesuatunya, termasuk sistem penggajian.
Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Suyono mengatakan secara keseluruhan ada 210 peserta yang lolos uji kompetensi seleksi PPPK. Pemkab, kata dia, sebenarnya tinggal menunggu pengumuman lebih lanjut dari Pemerintah Pusat terkait dengan kepastian pengangkatan dan masa kerja. Namun, hingga setengah tahun berlalu, kepastian itu belum juga diterima.
"Padahal, sudah kami siapkan sistem penggajiannya. Ada dari APBD [Kabupaten Sleman], kami rasa cukup. Namun sampai saat ini, informasi pemberkasan juga belum ada," kata dia, Jumat (27/9/2019).
Dari 210 peserta yang lolos, sebanyak 141 peserta diperuntukan sebagai tenaga guru, 14 peserta tenaga kesehatan, dan 55 peserta penyuluh pertanian.
Tidak hanya untuk PPPK , Suyono mengaku sampai saat ini dia juga berharap ada kejelasan mengenai jumlah formasi yang disepakati dan penjadwalan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkup Pemkab Sleman. "Penjadwalan kami belum dapat kepastian, hanya ancar-ancar saja di Oktober," ujar dia.
Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sleman sudah mengusulkan formasi kepada Pemerintah Pusat sebanyak 727 formasi. Suyono mengaku tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, tahun ini, formasi paling banyak tetap bagi tenaga guru dan kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Apple mulai uji produksi chip iPhone dan Mac di Intel untuk kurangi ketergantungan pada TSMC di tengah tekanan AI dan geopolitik
Tech3 resmi perpanjang kontrak jangka panjang dengan KTM demi hadapi regulasi baru MotoGP 2027. Tetap dapat pasokan motor spesifikasi pabrikan.