Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Salah satu finalis Koko Jogja 2018 saat menjawab pertanyaan dari juri dalam seleksi final Koko Cici Jogja 2018 di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) Februari lalu./Harian Jogja-Holy Kartika N.S
Harianjogja.com, JOGJA—Pemilihan Koko Cici Jogja 2020 segera dilaksanakan, diharapkan nantinya dapat memberikan dampak positif bagi Jogja.
Pembina Koko Cici Jogja, Agustinus Eko Agus Susanto mengharapkan terhadap koko cici Jogja siapapun yang akan terpilih nanti dapat berkontribusi positif. “Harapan saya terhadap Koko Cici siapapun nanti para finalisnya. Saya harap generasi muda Jogja ini dapat berperan aktif dalam melestarikan budaya Tionghoa,” kata Agus.
Tidak hanya pelestarian budaya, diharapkannya koko cici Jogja nantinya dapat turut serta dalam hal pembangunan pariwisata Jogja supaya lebih maju dengan sentuhan milenial tanpa meninggalkan tradisi.
Sebelumnya, Agus mengatakan peran anak muda yang sudah dilakukan oleh koko cici Jogja, aktif dalam kegiatan yang diselengarakan oleh Dinas Pariwisata (Dispar), mempromosikan pariwisata yang ada di Jogja khususnya, dan secara pribadi dipersiapkan untuk menjadi manusia yang unggul untuk kemajuan Indonesia yang lebih unggul.
Humas Koko Cici Jogja, Stefanie mengatakan hingga saat ini persiapan yang sudah dilakukan oleh Koko Cici Jogja sudah pada tahap akan menyosialisasikan melalui booth di beberapa kampus sebagai sarana bagi calon peserta yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Koko Cici Jogja serta mengenai pemilihan yang akan dilaksanakan “Kami juga mulai membuka kerja sama bersama beberapa media partner untuk mau ikut berpartisipasi dalam meliput acara yang akan diselenggarakan oleh Koko Cici Jogja,” ujarnya.
Pemilihan Koko Cici Jogja adalah upaya mengenalkan dan melestarikan kebudayaan Tionghoa kepada masyarakat umum. Hal ini tentunya juga akan dikaitkan dengan berbagai fenomena maupun isu yang dianggap oleh Koko Cici Jogja perlu untuk diangkat. “Untuk Pemilihan Koko Cici Jogja secara umum dilakukan dengan serangkaian kegiatan, seperti pendaftaran & pengumpulan berkas, technical meeting, karantina intensif hingga malam final,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.