Ribuan Pelari hingga Grebeg Gethuk Ramaikan Hari Jadi Magelang
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Harianjogja.com, JOGJA-- Sebanyak 31 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) belajar tentang jurnalisme media massa di Harian Jogja, Sabtu (5/10/2019).
Mereka merupakan mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas yang tergabung dalam UKM pers kampus "Bestari". Rombongan yang dipimpin oleh Wapimred Bestari itu diterima oleh Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono.
Dalam kesempatan tersebut, Anton memaparkan tentang jurnalisme pada mahasiswa untuk membekali mereka agar memraktekkan jurnalisme secara profesional. Selain itu, ia juga menjelaskan di tengah perkembangan industri media yang menuntut perusahaan media untuk terus berinovasi.
"Industri media terus bersaing. Harian Jogja terus berinovasi untuk mengikuti perkembangan zaman dengan menyediakan berbagai platform untuk menyajikan berita bagi pembaca, dari awalnya media cetak, kemudian berkembang dengan media online dan radio," jelasnya.
Pemaparan tersebut menarik perhatian para mahasiswa, terbukti dari sejumlah mahasiswa yang menyampaikan pertanyaan terkait praktek jurnalisme maupun industri media.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.
Pemkot Jogja mengembangkan Bang Kosim untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan mengoptimalkan layanan desain serta manufaktur kreatif.
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.
Forum LSP Politeknik Indonesia kembali menggelar Pertemuan Tahunan Ke-6 di Yogyakarta pada 3–6 September 2026.
Sultan berharap Kelok 23 tak hanya menjadi jalur alternatif, tetapi juga membuat wisatawan memperpanjang lama tinggal di DIY.