Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Papan reklame bertuliskan Nasdem Memanggil terpajang di Jalan Colombo, Kecamatan Depok, Sleman, Rabu (9/10/2019)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menjadi salah satu bakal Calon Bupati (Cabup) Sleman yang disiapkan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk menghadapi Pilkada Sleman 2020.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Sleman, Surana mengklaim selain Sri Muslimatun, sejumlah nama masuk ke dalam daftar bakal Cabup Sleman. Tak cukup sampai di situ, melalui tajuk Nasdem Memanggil, partainya kini juga tengah membuka pendaftaran putra-putra daerah yang berminat maju dalam Pilkada melalui Partai Nasdem.
“Semua yang kami lakukan sudah sesuai mekanisme partai. Kami menjaring putra-putra daerah, siapapun bisa menjadi kepala daerah baik di Sleman, Bantul dan Gunungkidul," ujar Surana, Selasa (8/10/2019).
Setelah penjaringan itu, imbuh dia, partainya akan memverifikasi setiap nama yang masuk. Selain itu juga akan disurvei siapa dari mereka yang diinginkan masyarakat.
Dia mengaku sejauh ini sudah ada enam nama yang masuk. Sayangnya, dia masih menutup rapat identitas keenam orang itu. "Yang pasti sudah ada kader yang saat ini juga jadi Wakil Bupati, Bu Sri Muslimatun. Tetapi nanti tetap dasarnya survei yang diinginkan masyarakat," ujar dia.
Dengan perolehan tiga kursi saat Pemilu 2019, Surana mengaku hal iu tak jadi masalah. Pasalnya, Nasdem diakui dia akan tetap intens berkomunikasi dengan partai lain guna kebutuhan koalisi.
Salah satu parpol yang kemungkinan bisa diajak koalisi adalah Partai Golkar, mengingat di Dewan, saat ini Partai Nasdem dan Golkar masuk di gerbong yang sama dalam satu fraksi. "Partai yang lain pun tetap jalin komunikasi, kami rembukan," kata Surana.
Sebagai catatan, saat Pilkada 2015, Partai Nasdem berkoalisi dengan PAN dalam gerbong Koalisi Santun yang berhasil memenangkan pasangan Sri Purnomo dan Sri Muslimatun. Menurutnya, kemungkinan berkoalisi dengan PAN juga tetap terbuka lebar.
Koalisi Santun terdiri dari PAN, PKB, Golkar, PPP, Nasdem, Demokrat, Hanura dan PBB. Jika dilihat jumlah kursi di DPRD Kabupaten Sleman periode 2019-2024, Koalisi Santun memiliki total 23 kursi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
YouTube akan meluncurkan fitur deteksi wajah AI untuk kreator guna melawan deepfake dan penyalahgunaan konten digital.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.