Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi BPJS Kesehatan./Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, KULONPROGO- Tunggakan BPJS ke rumah sakit di DIY telah mencapai puluhan miliar.
Otoritas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates di Kabupaten Kulonprogo, memastikan tetap memberikan pelayanan maksimal kepada pasien peserta BPJS Kesehatan meski tunggakan atau piutang BPJS dari Januari hingga hari ini mencapai Rp20,8 miliar.
"Sampai hari ini, piutang BPJS Kesehatan di RSUD Wates mencapai Rp20,8 miliar," kata Wakil Direktur Bidang Keuangan RSUD Wates, Agung Sugiharto di Kulonprogo, Senin (4/11/2019).
Meski piutang BPJS Kesehatan cukup banyak, namun Agung memastikan pelayanan kesehatan kepada peserta BPJS Kesehatan tidak ada perbedaan dengan pasien umum lainnya.
"Kami melakukan rasionalisasi anggaran RSUD Wates. Sehingga bisa membeli obat dan membayar jasa pemeriksaan terhadap pasien kesehatan," ujarnya.
Namun demikian, Agung khawatir pada 2020 nanti, dengan beroperasinya gedung baru RSUD Wates tidak mampu membayar tagihan listrik. Rencananya, gedung baru RSUD Wates yang ditargetkan selesai hingga akhir tahun ini, akan mulai dioperasikan pada awal 2020.
Hal ini sejalan dengan dioperasikan secara penuh Bandara Internasonal Yogyakarta pada awal 2020. Kenaikan BPJS Kesehatan sangat besar yang berlaku mulai awal 2020 tentu juga akan berdampak pada kemampuan RSUD Wates dalam pengadaan obat-obat dan lainnya.
"Dampak terbesar dari tunggakan dan kenaikan iuran BPJS, yakni kami tidak bisa membayar tunggakan listrik, khusus di ruang gedung baru," katanya.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Sri Budi Utami mengakui pelayanan pasien BPJS Kesehatan di tingkat fasilitas kesehatan pertama yakni tingkat puskesmas tetap maksimal. Ia mengakui ada tunggakan BPJS Kesehatan, namun tidak banyak.
"Kami tetap memberikan pelayan maksimal dan sesuai SOP yang berlaku," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi