Kelok 23 Gunungkidul Belum Dilirik Investor, Ini Alasannya
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.
Jemaah haji - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 361 jemaah asal Kabupaten Gunungkidul dipastikan berada dalam kondisi sehat saat menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dan kini tengah bersiap menghadapi puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Gunungkidul, Taufik Ahmad Sholeh, menyampaikan bahwa seluruh jemaah yang berangkat sejak awal Mei 2026 terus dipantau kondisinya dan hingga saat ini tidak ditemukan kendala kesehatan yang berarti.
“Hingga hari ini, kondisi Jemaah dalam keadaan sehat,” kata Taufik, Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa para jemaah saat ini sudah berada di Makkah setelah sebelumnya menuntaskan rangkaian ibadah umrah wajib. Fase berikutnya adalah persiapan menuju puncak ibadah haji yang menjadi rangkaian paling padat dan krusial dalam pelaksanaan haji.
Menurutnya, seluruh jemaah diharapkan dapat menjalani rangkaian ibadah dengan lancar hingga kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat dan selamat.
“Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah berjalan dengan lancar dan bisa pulang dengan selamat serta sehat,” ujarnya.
Taufik menambahkan, total jemaah haji asal Gunungkidul tahun ini mencapai 361 orang dengan sebaran keberangkatan dalam beberapa kelompok terbang (kloter). Satu jemaah tergabung dalam kloter lima, dua jemaah di kloter enam, mayoritas sebanyak 354 jemaah di kloter sepuluh, serta empat jemaah lainnya masuk kloter 26.
Seluruh jemaah diberangkatkan melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo sebelum menuju Arab Saudi untuk menjalankan rangkaian ibadah haji.
Sementara itu, dari sisi administrasi kepegawaian daerah, proses keberangkatan haji juga berdampak pada sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Tercatat puluhan ASN turut mengambil cuti untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.
Kepala Bidang Status Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai BKPPD Gunungkidul, Sunawan, menyebutkan total ada 78 ASN yang mengajukan cuti haji, terdiri dari 72 PNS, empat PPPK penuh waktu, dan dua PPPK paruh waktu.
“Total ada 78 ASN yang mengajukan cuti untuk Beribadah Haji tahun ini,” kata Sunawan.
Ia menjelaskan bahwa pengajuan cuti tersebut merupakan hak pegawai dan telah diproses sesuai ketentuan, dengan persetujuan Bupati Gunungkidul sebagai pembina kepegawaian. ASN berstatus PNS memperoleh cuti besar, sedangkan PPPK menggunakan cuti tahunan.
“Diizinkan dan mendapat cuti selama dua bulan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.
Xiaomi menghentikan dukungan sejumlah HP dalam daftar EOL. Cek Xiaomi 12 Lite dan Redmi yang tak lagi mendapat update rutin
Harta Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam LHKPN 2023 mencapai Rp2,22 miliar. Ia terjaring OTT KPK bersama dua wakil rektor.
Timnas voli putri Indonesia menghadapi Kazakhstan di laga perdana AVC Women's Continental 2026 dengan target menembus enam besar.
Indonesia Bullion Market Association (IBMA) resmi dibentuk untuk mendorong pengembangan pasar bullion yang kredibel, efisien, dan berkelanjutan
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan dua wakil rektor terjaring OTT KPK ke-19 pada 2026. KPK masih memeriksa pihak yang ditangkap.