Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Seorang petani mulai memanen cabai di lahan persawahan di Desa Giripeni, Kecamatan Wates, Senin (29/10/2018). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Proses cetak sawah baru di Kulonprogo bakal dipercepat karena hujan sudah mulai mengguyur sejumlah wilayah di Bumi Menoreh.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonpogo Aris Nugroho mengatakan sesuai jadwal, cetak sawah selesai pada bulan ini namun sejauh ini sebanyak empat kelompok tani penerima bantuan program cetak sawah masih dalam tahap pembersihan lahan.
Dengan turunnya hujan sejak beberapa hari terakhir, muncul kekhawatiran proses itu bakal terhambat. Oleh karena itu, sebelum hujan merata, pembersihan lahan perlu dipercepat agar target penyelesaian cetak sawah bulan ini dapat tercapai.
“Proses memang dipercepat agar saat musim hujan sudah bisa ditanami padi,” ungkapnya, Selasa (5/11). Selagi hujan belum merata, kelompok tani penerima bantuan bisa mengejar penyelesaian pembersihan lahan karena air hujan yang turun baru sebatas membasahi permukaan, belum sampai menyerap ke dalam tanah.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Disperpangan Kulonprogo Tri Hidayatun menerangkan pembersihan lahan itu dilakukan secara mandiri oleh para petani penerima bantuan yang tergabung dalam empat kelompok tani.
Dengan bergotong royong, kelompok tani itu membersihkan bebatuan dan kayu di lahan yang akan dijadikan sawah baru sesuai wilayahnya masing-masing. Selain tenaga manusia, proses ini turut melibatkan alat berat seperti ekskavator. Seluruh tahapan proses didanai Disperpangan lewat anggaran kabupaten.
Meski teknis pembersihan dilakukan secara mandiri oleh petani, pemerintah desa, kecamatan dan Disperpangan tetap memberikan pendampingan. Setiap ada progres, kelompok harus melaporkan ke Disperpangan guna keperluan evaluasi. "Agar tahu kinerja mereka [kelompok tani] sudah sampai mana. Kalau ada kendala dapat ditemukan solusinya bersama-sama,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.