Disdukcapil Gunungkidul Buka Layanan Ekstra untuk Pemilih Pemula
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Evakuasi terhadap dua orang yang kecelakaan di dalam sumur di Dusun Plalar, Umbulrejo, Ponjong, Gunungkidul, Minggu (10/11/2019)./Harian Jogja-Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dua pekerja meninggal dunia saat akan memperbaiki sumur milik Basuki Yono, warga Dusun Plalar, Umbulrejo, Ponjong, Gunungkidul, Minggu (10/11) siang. Diduga korban meninggal dunia karena menghirup gas yang berada di dalam sumur.
Dua orang tersebut bernama Suhar dan Karsiyo. Saat diangkat oleh tim evakuasi keduanya sudah tak bernyawa. Kepala Dusun Plalar, Febri Setiyawan, mengatakan warga tidak mengira upaya membersihkan sumur itu berujung maut. “Saya tidak tahu persis peristiwanya seperti apa karena saat kejadian tidak di lokasi. Tahu-tahu di sumur sudah banyak orang berkumpul,” kata Febri kepada wartawan, Minggu kemarin.
Menurut dia, pada saat menguras dan memperbaiki pipa sumur ada tiga orang yang bekerja. Sayangnya proses pengerjaan tidak berjalan lancar dan malah menjadi sumber masalah. Pasalnya, usaha menguras menggunakan mesin pompa mengakibatkan kecelakaan hingga berujung pada kematian dua pekerja. “Dua korban tidak bisa diselamatkan,” ungkapnya.
Satu pekerja lain, Satiyar, dievakuasi. Pada saat diangkat kondisi korban lemas sehingga langsung dibawa ke Puskesmas Ponjong. Dia pun berharap peristiwa nahas ini menjadi pelajaran bersama sehingga kejadian yang sama tidak terulang. “Harus berhati-hati sehingga tidak jatuh korban lagi. Untuk dua korban, sudah diangkat dan kondisinya meninggal dunia,” katanya.
Pemilik sumur, Basuki Yono mengatakan keluarganya tidak mengira akan terjadi musibah saat pembersihan sumur. Sekitar pukul 11.00 WIB, proses perbaikan berjalan dengan baik karena pompa yang rusak berhasil diperbaiki. “Mesin pompa diperbaiki dan ketiga orang yang memperbaiki istirahat dan baru melanjutkan pekerjaan sekitar pukul 12.00 WIB,” katanya.
Seusai pekerja beristirahat, mereka menguras sumur agar air lebih jernih. Nahasnya, proses pengurasan tidak berjalan lancar karena selang penguras dari mesin disel tidak menjangkau ke bawah. Agar sampai ke dasar, Suhar turun ke dalam sumur, tetapi belum sampai ke dasar korban terjatuh. Melihat temannya, jatuh kedua orang yang di atas berusaha menolong. Namun pada saat akan menolong, mereka lupa mematikan mesin disel sehingga menjadi penyebab tewasnya dua pekerja. “Korban sudah diangkat dari dalam sumur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Kebakaran Trans Home Sleman terjadi Kamis siang. Api muncul dari bagian belakang dan cepat merembet hingga melahap area toko.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Indonesia unggul 6-1 atas Bangladesh di babak pertama FIFA Asean Cup 2026. Mitchell Baker mencetak empat gol untuk skuad Garuda.
Kebakaran Trans Home Sleman menewaskan diduga dua korban yang ditemukan berdekatan di lantai tiga dan dievakuasi ke RS Bhayangkara.
UMBY menyiapkan akreditasi Unggul dengan meningkatkan mutu, fasilitas, dan SDM, sekaligus mengajukan Magister Manajemen dan S-3 Psikologi.