Kepyakan Gotong Royong Digalakkan, Tradisi Sambatan Rewang Dipelihara
Kepyakan gotong royong terus digalakkan di Gunungkidul. Tradisi sambatan, rewang, nyumbang hingga layatan tetap dijaga sebagai budaya warga.
Evakuasi terhadap dua orang yang kecelakaan di dalam sumur di Dusun Plalar, Umbulrejo, Ponjong, Gunungkidul, Minggu (10/11/2019)./Harian Jogja-Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dua pekerja meninggal dunia saat akan memperbaiki sumur milik Basuki Yono, warga Dusun Plalar, Umbulrejo, Ponjong, Gunungkidul, Minggu (10/11) siang. Diduga korban meninggal dunia karena menghirup gas yang berada di dalam sumur.
Dua orang tersebut bernama Suhar dan Karsiyo. Saat diangkat oleh tim evakuasi keduanya sudah tak bernyawa. Kepala Dusun Plalar, Febri Setiyawan, mengatakan warga tidak mengira upaya membersihkan sumur itu berujung maut. “Saya tidak tahu persis peristiwanya seperti apa karena saat kejadian tidak di lokasi. Tahu-tahu di sumur sudah banyak orang berkumpul,” kata Febri kepada wartawan, Minggu kemarin.
Menurut dia, pada saat menguras dan memperbaiki pipa sumur ada tiga orang yang bekerja. Sayangnya proses pengerjaan tidak berjalan lancar dan malah menjadi sumber masalah. Pasalnya, usaha menguras menggunakan mesin pompa mengakibatkan kecelakaan hingga berujung pada kematian dua pekerja. “Dua korban tidak bisa diselamatkan,” ungkapnya.
Satu pekerja lain, Satiyar, dievakuasi. Pada saat diangkat kondisi korban lemas sehingga langsung dibawa ke Puskesmas Ponjong. Dia pun berharap peristiwa nahas ini menjadi pelajaran bersama sehingga kejadian yang sama tidak terulang. “Harus berhati-hati sehingga tidak jatuh korban lagi. Untuk dua korban, sudah diangkat dan kondisinya meninggal dunia,” katanya.
Pemilik sumur, Basuki Yono mengatakan keluarganya tidak mengira akan terjadi musibah saat pembersihan sumur. Sekitar pukul 11.00 WIB, proses perbaikan berjalan dengan baik karena pompa yang rusak berhasil diperbaiki. “Mesin pompa diperbaiki dan ketiga orang yang memperbaiki istirahat dan baru melanjutkan pekerjaan sekitar pukul 12.00 WIB,” katanya.
Seusai pekerja beristirahat, mereka menguras sumur agar air lebih jernih. Nahasnya, proses pengurasan tidak berjalan lancar karena selang penguras dari mesin disel tidak menjangkau ke bawah. Agar sampai ke dasar, Suhar turun ke dalam sumur, tetapi belum sampai ke dasar korban terjatuh. Melihat temannya, jatuh kedua orang yang di atas berusaha menolong. Namun pada saat akan menolong, mereka lupa mematikan mesin disel sehingga menjadi penyebab tewasnya dua pekerja. “Korban sudah diangkat dari dalam sumur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepyakan gotong royong terus digalakkan di Gunungkidul. Tradisi sambatan, rewang, nyumbang hingga layatan tetap dijaga sebagai budaya warga.
Layanan SIM keliling Gunungkidul kembali dibuka 11 Juni 2026. Simak jadwal, lokasi SIMMADE, SIMPITU, hingga syarat perpanjangan SIM.
Layanan SIM keliling Jogja dan drive thru kembali dibuka 11 Juni 2026. Simak lokasi, jadwal, serta syarat perpanjangan SIM A dan C.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter. Ekonom nilai langkah ini realistis untuk menjaga APBN dan ketahanan fiskal.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter mulai Juni 2026, sementara Pertalite tetap Rp10.000. Simak daftar lengkap BBM terbaru di sini.
Jadwal KRL Jogja–Solo 11 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek semua jam keberangkatan di sini.