Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Warga sedang mencoba alat fitnes yang terpasang di Lapangan Pemda Sleman pada Kamis (14/11/2019). /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN-- Pemkab Sleman sediakan fasilitas olahraga berupa alat fitnes tempat terbuka di Lapangan Pemda Sleman sejak akhir Oktober lalu. Penyediaan fasilitas olahraga itu bertujuan untuk membudayakan olahraga masyarakat Sleman.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman, Agung Armawanta mengatakan, karena waktu pengadaan barang ada di akhir tahun, maka penyediaan fasilitas olahraga tersebut terbatas hanya dua buah saja. Keduanya sudah terpasang di sisi timur Lapangan Pemda Sleman sejak akhir Oktober lalu.
"Itu standar internasional, benar-benar berkualitas, tidak asal pasang, termasuk konstruksinya. Masyarakat bisa gunakan dengan gratis untuk mendukung kebugaran masyarakat," ungkap Agung pada Kamis (14/11/2019).
Di tahun depan, pihaknya berencana akan menambah sekitar delapan buah alat fitnes untuk tempat terbuka lainnya. Tidak hanya untuk Lapangan Pemda Sleman sebagai ruang publik saja yang akan dipasang sarana olahraga berupa alat fitnes, setelah dirasa bermanfaat, pihaknya akan menyediakan fasilitas serupa di tiap ruang publik.
"Ketika ini sudah terbentuk, komunitas banyak yang menggunakan, kami akan duplikasi di titik-titik yang diperlukan," ujar Agung.
Alat fitnes yang dipasang merupakan sarana pendukung olahraga rekreasi. Agung mengaku sampai saat ini, sarana pendukung olahraga rekreasi masih sangat minim di Sleman.
"Masih kurang, harapannya dengan adanya sarana ini, ke depan warga bisa kembangkan lagi ke olahraga prestasi. Ini hanya untuk mengawali saja, minimal membudayakan olahraga," tutur Agung.
Salah satu warga Desa Tridadi, Kecamatan Sleman, Rizal Nurkarim mengaku, awalnya ia anggap biasa saja dua buah alat fitnes semacam sepeda statis itu. Namun, ketika dicoba, kualitasnya dianggap bisa bertahan lama.
"Dengan adanya alat fitnes ini kan bisa bermanfaat. Orang yang mau olahraga, lari-lari di sini [Lapangan Pemda Sleman] bisa dapat fasilitas lainnya," tutur Rizal pada Kamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.