Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menjenguk Syafii Maarif di Perumahan Nogotirto Elok 2 Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/8/2019)./Biro Pers Setwapres
Harianjogja.com, JOGJA - Dua tokoh senior partai Golongan Karya, Jusuf Kalla dan Sri Sultan HB X menggelar pertemuan tertutup di Kantor Kepatihan Jogja, Jumat (15/11/2019).
Jusuf Kalla dan rombongan tiba di kompleks Kepatihan sekitar pukul 15.00 WIB. Pertemuan kedua tokoh itu berlangsung secara tertutup di Gedong Wilis dan berakhir pada pukul 16.23 WIB.
"Kita teman baik, jadi ke sini untuk silaturahim, ya bercerita tentang apa yang terjadi di masa-masa yang akan datang," kata Kalla kepada awak media.
Ia mengaku menyempatkan bertemu Sultan di sela-sela rangkaian agendanya di Jogja. Pada Sabtu (16/11/2019) Kalla dijadwalkan mengisi Seminar Kebangsaan dan Moderasi Islam di Universitas Islam Indonesia (UII) di Jalan Kaliurang, Sleman.
Menurut Kalla, tidak ada hal khusus yang dibahas dalam pertemuan bersama Sultan yang berlangsung lebih dari satu jam itu. "Masalah yang ringan-ringan, enggak ada yang berat-berat," kata dia.
Saat kembali ditanya mengenai hal yang paling penting dibicarakan dalam pertemuan itu, Kalla kembali menegaskan bahwa perbincangan bersama Sultan tidak ada yang menyangkut kepentingan rakyat.
"Tergantung, semua penting juga untuk kami tapi tidak ada yang menyangkut rakyat, tidak ada. Hanya silaturahim," kata dia.
Setelah mengantarkan Kalla meninggalkan Kantor Kepatihan, kepada awak media Sultan mengatakan, bahwa pertemuan itu sekadar pertemuan sebagai teman lama karena keduanya sama-sama pernah berkiprah di Partai Golkar.
"Teman lama wong sudah di Golkar lama. Ngomong ngalor ngidul saja," kata Raja Keraton Jogja ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.