13 Ribu Pelajar Magetan Alami Gangguan Mata, Gadget Jadi Sorotan
Dinkes Magetan mencatat 13.000 pelajar alami gangguan mata dari 57.000 skrining 2025, sebagian besar akibat visus dan penggunaan gadget.
Ilustrasi kucing./Playbuzz
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus penelantaran hewan di Jogja dinilai masih memprihatinkan.
Animal Friends Jogja (AFJ) menyatakan bahwa kasus pembuangan dan penelantaran hewan peliharaan di wilayah Jogja masih tinggi, bisa sampai ratusan dalam satu tahun.
"Setiap tahun ada ratusan hewan yang ditelantarkan dan sengaja dibuang. Biasanya para pelaku membuang hewan seperti kucing maupun anjing di pasar atau pembuangan sampah," kata Asisten Manajer Produksi AFJ Among Prakosa di Jogja, Senin (18/11/2019).
Menurut dia, AFJ sejak Januari hingga Oktober 2019 sudah menerima 393 laporan kasus pembuangan dan penelantaran hewan peliharaan, termasuk 96 laporan terkait kelebihan populasi.
"Rinciannya 116 kasus terjadi di Kota Jogja, 80 kasus di Sleman, 49 kasus di Bantul, dan tiga kasus terjadi di Kulonprogo. Masih ada 145 kasus tapi tidak disebutkan tempat kasus terjadi," katanya.
"Setiap minggu hampir selalu ada bayi kucing yang dibuang. Beberapa bayi kucing dibuang bersama induknya, tapi lebih banyak yang dibuang tanpa induknya dan sehingga mereka rentan mati," Among menambahkan.
Ia juga mengemukakan bahwa saat ini perhatian masyarakat pada anjing sudah meningkat, praktik konsumsi daging anjing juga cenderung menurun.
"Namun, nasib kucing tidak lebih baik. Setidaknya ada 129 kucing yang dilaporkan dibuang sedangkan untuk anjing ada 18 laporan," katanya.
Ia menjelaskan pula bahwa laporan mengenai kasus kelebihan populasi kucing sampai 71 kasus dan anjing 48 kasus. Menurut dia, solusi terbaik untuk mengatasi masalah pembuangan hewan peliharaan dan kelebihan populasi hewan peliharaan adalah program adopsi.
"Kami juga setiap tahun selalu melakukan acara adoption day (hari adopsi), ini sebagai salah satu langkah untuk mengedukasi masyarakat agar mau mengadopsi hewan yang terlantar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dinkes Magetan mencatat 13.000 pelajar alami gangguan mata dari 57.000 skrining 2025, sebagian besar akibat visus dan penggunaan gadget.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.