KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026: Cek Jadwal Terbaru dan Tarif
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Kawasan bantaran sungai Gajah Wong di Muja Muju Umbulharjo, Kota Jogja pekan lalu.-Harian Jogj/Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah menyulap kawasan kumuh di Bantaran Sungai Gajah Wong, Muju Muju Umbulharjo menjadi permukiman pinggiran yang enak dipandang. Berbagai fasilitas diberikan di pinggiran sungai salah satunya hydrant untuk pemadam kebakaran.
Penataan bantaran sungai Gajah Wong dilakukan secara bertahap dan saat ini telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Penataan itu dimulai pada 2018 merampungkan di RT53/RW06 dan RT54/RW08, kemudian 2019 penataan bantaran sungai akan dilakukan di RT52/RW05 dan sebagian di RT29/RW09.
Penataan dilakukan dengan mengepras beberapa rumah warga untuk akses jalan di pinggiran sungai, saat ini sudah bisa dilewati kendaraan roda empat. Fasilitas berupa pagar yang membatasi sungai serta lampu tiang yang menjadi ciri khas Kota Jogja memperindah kawasan ini. Di dalam pagar itu terdapat celah khusus untuk menanam berbagai sayuran.
“Sekarang ini semua sudah ditata, mulai dari jembatan perbatasan Sokowaten sampai Gembiro Loka sudah ditata rapi seperti rt53, RT52, RT53, RT54, RT29 dan warga sangat mendukung program ini,” ungkap Lurah Muja Muju Kecamatan Umbulharjo Kota Jogja Jemari belum lama ini.
Adapun penataan yang dilakukan mulai dari pembuatan pagar, talut dan jalan, di mana hal ini butuh pengeprasan rumah warga. Selain itu pembangunan drainase, penataan lingkungan dan berbagai fasilitas seperti hydrant untuk pemadam kebakaran. Penataan kawasan bantaran Sungai Gajah Wong ini mendapatkan anggaran dari pusat Rp16 miliar untuk satu kawasan yang terdiri dari wilayah Kelurahan Muju, Warungboto, Prenggan dan Giwangan.
“Tetapi untuk lain-lain seperti biaya rumah yang harus dikepras, perbaikan rumah menjadi layak huni itu sepenuhnya dibantu Pemkot Jogja. Banyak fasilitas sekarang termasuka da Ipal komunal yang limbahnya juga dikelola untuk biofil,” katanya.
Jemari menambahkan, setelah selesai penataan, ke depan diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sehingga mendatangkan manfaat tersendiri bagi warga sekitar. “Setelah ditata ini warga merasakan manfaatnya dan mereka mendukung untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny
Klaim asuransi mobil tidak cukup hanya melapor kecelakaan atau kehilangan kendaraan. Simak dokumen, prosedur, hingga penyebab klaim ditolak agar proses berjalan