Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Ilustrasi ubur-ubur/Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Hari kedua pencarian korban hilang di Pantai Slili, Desa Sidoharjo, Tepus belum membuahkan hasil. Kuatnya arus dan kemunculan ubur-ubur menghambat proses pencarian tim gabungan yang dikomandoi SAR Satlinmas Wilayah II DIY.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono mengatakan, pihaknya sudah berusaha maksimal untuk mencari dua korban yang hilang. Namun demikian, upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil karena hingga Kamis (19/12/2019), korban belum ditemukan.
"Pencarian tidak hanya menggunakan kapal dan pengamatan dari tebing. Sebab, tim selam dan bantuan drone juga dikerahkan, tapi hasilnya masih nihil," kata Marjono kepada wartawan.
Menurut dia, didalam proses pencarian ada sejumlah kendala. Kuatnya arus di permukaan dan kondisi di dasar yang dingin membuat tubuh kedua korban sulit mengapung. "Di dasar juga banyak sampah sehingga mengganggu dalam pencarian. Apalagi di sekitar lokasi hilang terdapat dua palung yang memanjang ke laut," katanya.
Selain itu, kendala pencarian juga terhambat dengan kemunculan ubur-ubur. Hewan ini menganggu pencarian yang dilakukan tim penyelam. "Jelas menganggu karena bisa menyengat tim penyelam," ungkapnya.
Dikarenakan hari telah malam, upaya pencarian di laut dihentikan dan dilanjutkan keesokan hari. "Untuk sementara kita hentikan dan lanjutkan besok. Mudah-mudaham segera ada hasilnya dalam pencarian," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.