Listrik Sumatra Mulai Nyala Lagi, PLN Ungkap Biang Kerok Gangguan
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Ilustrasi terorisme/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Warga sudah lama menaruh curiga pada salah satu terduga teroris yang ditangkap di Jogja pada Rabu (18/12/2019) sore.
Tim Densus Antiteror 88 kembali menangkap satu terduga teroris di DIY, Rabu (18/12/2019) sekitar pukul 16.00 WIB. Penangkapan ini merupakan satu di antara tiga yang dilakukan dalam kurun waktu yang sama selain terduga teroris di Patehan Lor dan Berbah Sleman.
Tim Densus yang beranggotakan 15 anggota menggeledah rumah terduga teroris, FA, di Jalan Bintaran Kulon, Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta. Istri FA turut diamankan bersama sejumlah barang milik FA, seperti kabel, HT, dan buku.
Ketua RW 01 Bintaran Kulon Heri Nugroho (50) membenarkan penggeledahan tersebut. Heri bahkan mengaku kaget terjadi penggeledahan rumah milik FA. Dia tiba-tiba dijemput anggota tim Densus berpakaian preman untuk menjadi saksi mata penggeledahan.
"Saya diminta menyaksikan rumah milik FA yang digeledah itu," ujar Heri ketika dihubungi Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Kamis (19/12/2019).
Heri mengaku sempat khawatir ketika masuk ke rumah milik mertua FA. Dia takut tiba-tiba ada ledakan bom dari dalam karena di rumah tersebut ada istri FA.
Kekhawatiran tersebut dirasakannya karena selama ini keluarga FA sangat tertutup. Mereka tidak pernah berbaur dan bersosialisasi dengan warga sekitar sejak menikah lima tahun silam. FA pun tidak pernah ikut pertemuan RT meskipun diundang.
Bahkan saat keduanya melangsungkan pernikahan di Masjid At-Taufiq, keanehan sudah dirasakan warga. FA dan istrinya tidak dipertemukan dalam prosesi pernikahan tersebut.
"Pengantin cowok dan cewek tidak dipertemukan. Iki ajaran apa meneh [ini ajaran apa lagi], saya gitu. Yang perempuan juga sudah bercadar," tandasnya.
Heri menambahkan, dirinya tidak mengetahui pasti pekerjaan FA maupun istrinya. FA tiap hari selalu berangkat pagi dan pulang malam atau keesokan harinya.
Begitu pula dengan sang istri, yang selalu berangkat pagi dan pulang malam. Sedangkan setiap Sabtu dan Minggu mereka sering keluar kota.
"Tidak ada tamu yang datang ke rumahnya tapi mereka selalu pergi dari pagi," imbuh Heri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.