Sosiolog UGM Soroti Kasus Bom Rakitan Sekolah, Jadi Alarm Pendidikan
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Pemain PSS Sleman saat berlatih./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Usai meraih dua kemenangan beruntun di putaran ketiga, PSS Sleman menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Persela Lamongan di Stadion Surajaya. Super Elja membidik poin, setelah belum pernah menang dari Persela dalam dua pertemuan sebelumnya di Pegadaian Championship 2025/2026.
Pada pertemuan putaran pertama, Persela menjadi tim pertama yang menaklukkan PSS. Bermain di Surajaya, Laskar Joko Tingkir menang 2-1 lewat gol dramatis Muhammad Sadewa pada menit 90+7, yang membuat PSS pulang ke Sleman tanpa poin.
Pertemuan kedua berlangsung Januari lalu di Stadion Maguwoharjo. PSS sempat unggul lebih dulu melalui gol Gustavo Tocantins di babak pertama. Namun, Persela kembali menggagalkan kemenangan PSS setelah Titan Agung mencetak gol penyeimbang pada menit ke-85. Skor 1-1 menutup laga sekaligus menggagalkan upaya balas dendam Super Elja.
Ansyari: Putaran Ketiga Ibarat Final
Meski hanya meraih satu kali imbang dan satu kali kalah dari Persela, PSS datang dengan tekad kuat di putaran ketiga. Pelatih Kepala PSS Sleman Ansyari Lubis menilai kedua tim sudah saling memahami kekuatan dan pendekatan taktik masing-masing.
“Yang pasti kami sudah sama-sama tahu. Mereka tahu taktikal kami, kami juga tahu taktikal mereka,” kata Ansyari, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, dengan kondisi tersebut, hasil pertandingan akan ditentukan oleh siapa yang paling siap dan disiplin di lapangan.
“Siapa yang terbaik dalam memainkan pertandingan, dialah yang akan memenangkan laga,” tegasnya.
Ansyari menegaskan, setiap laga di putaran ketiga menjadi krusial bagi PSS. Tidak ada ruang untuk lengah jika ingin terus mengamankan posisi di klasemen.
“Ini sudah putaran ketiga, setiap pertandingan itu final. Kami harus mengambil poin dari pertandingan besok. Tidak ada cerita lengah lalu kalah,” ujarnya.
Tanpa Tocantins, PSS Siapkan Opsi
Dalam laga kontra Persela awal Maret nanti, PSS dipastikan tampil tanpa striker andalannya, Gustavo Tocantins. Penyerang asal Brasil itu harus absen karena akumulasi kartu.
“Iya, Tocantins akumulasi,” kata Ansyari.
Meski demikian, Ansyari memastikan kondisi skuad secara umum dalam keadaan siap. Tidak ada pemain lain yang mengalami cedera maupun terkena akumulasi kartu.
“Kami punya banyak komposisi pemain. Jadi kami tidak ragu dan sudah menyiapkan pemain yang akan menggantikan posisi Tocantins,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Kelurahan Cokrodiningratan membentuk 10 Kader Keamanan Obat Bahan Alam melalui Program IDAMAN BPOM untuk mengedukasi masyarakat memilih jamu aman.
Penumpang Bus Sekolah Si Bulan Sleman meningkat pada tahun ajaran baru. Koridor Terminal Pakem-Bandara Adisutjipto mencatat tambahan terbanyak.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Shayne Pattynama memuji perlawanan Timor Leste meski Indonesia menang 3-0 di Piala AFF 2026. Garuda kini mengoleksi enam poin dari dua laga.
Jadwal layanan SIM Polresta Sleman Agustus 2026 telah dirilis. Cek lokasi SIM Keliling, MPP, SIMMADE, jam layanan, dan syarat perpanjangan.