PSIM Jogja Lepas Rahmatsho Jelang Super League 2026/2027
PSIM Jogja tidak memperpanjang kontrak Rahmatsho Rahmatzoda usai evaluasi skuad untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo saat ditemui di Kemantren Ngampilan, pada Minggu (7/6/2026)./ Harian Jogja-Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo berencana mengoperasikan perahu bermotor untuk melakukan patroli di Sungai Code sebagai upaya memperkuat pengawasan terhadap pembuangan sampah liar di kawasan sungai.
Rencana tersebut akan diawali dengan pembelian satu unit perahu bermotor jenis mesin tempel yang akan digunakan untuk uji coba. Perahu itu nantinya dimanfaatkan untuk menyusuri aliran sungai dan memantau kondisi kebersihan secara langsung.
“Saya mau uji coba dalam rangka hari jadi pemerintah kota. Saya mau beli perahu dengan mesin tempel. Kalau di Kalimantan namanya ketinting,” ujar Hasto Wardoyo, Minggu (7/6/2026).
Menurut Hasto, penggunaan perahu dinilai dapat meningkatkan efektivitas pengawasan karena mampu menjangkau area sungai yang sulit diakses dari darat.
“Dengan mesinnya yang bukan seperti speed, tapi mesinnya ekornya yang panjang di belakang itu. Saya pakai untuk patroli di Sungai Code,” katanya.
Melalui patroli tersebut, Pemkot Jogja ingin memantau secara langsung titik-titik yang masih menjadi lokasi pembuangan sampah sembarangan oleh masyarakat.
“Bisa ke hulu, ke hilir. Saya bisa mengontrol sampah-sampah yang dibuang seenaknya di sungai. Saya kira itu, saya mau beli satu dulu,” ujarnya.
Hasto mengungkapkan kondisi tiga sungai utama di Kota Jogja, yakni Sungai Code, Sungai Winongo, dan Sungai Gajah Wong, secara umum mulai menunjukkan perbaikan. Meski demikian, masih terdapat sejumlah titik yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Menurutnya, beberapa lokasi masih ditemukan kandang ternak maupun kandang burung yang berada di bantaran sungai dan berpotensi mengganggu upaya penataan kawasan.
“Masih ada beberapa titik yang ada kandang ayamnya, masih ada beberapa titik yang ada kandang burung. Kami akan menyelesaikan di bulan-bulan depan ini untuk membersihkan dengan alat berat di titik-titik itu,” katanya.
Pada tahap awal, patroli menggunakan perahu akan dilakukan pada siang hari sebagai bagian dari proses uji coba operasional. Namun, Pemkot tidak menutup kemungkinan melakukan patroli malam hari setelah program berjalan penuh.
“Ya siang dulu. Tapi kalau nanti setelah tidak uji coba, patrolinya bisa jam 7 malam. Karena orang pada buang sampah itu jam 7 malam,” ujar Hasto.
Ia menjelaskan Sungai Code menjadi prioritas dalam program tersebut karena lokasinya yang berada di kawasan strategis dan berdekatan dengan Sumbu Filosofi Yogyakarta.
Menurut Hasto, menjaga kebersihan sungai menjadi bagian penting dalam mendukung penataan kawasan serta menjaga kualitas lingkungan perkotaan.
Selain membersihkan sampah, Pemkot Jogja juga menargetkan penanganan pendangkalan sungai dan pemasangan penghalang sampah di bagian hulu untuk mengurangi kiriman sampah ke wilayah kota.
“Maka target pertama bersih dulu, kemudian menghilangkan pendangkalan, dan kita pasang barier-barier itu penting karena sampahnya juga banyak dari hulu,” katanya.
Pemkot Jogja menilai langkah tersebut dapat menjadi fondasi dalam penataan sungai secara berkelanjutan, termasuk mendukung pengembangan potensi wisata berbasis sungai pada masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tidak memperpanjang kontrak Rahmatsho Rahmatzoda usai evaluasi skuad untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Alat berbasis AI dari Australia mampu mengenali nyamuk pembawa DBD dan malaria hanya dari suara sayap tanpa internet dan laboratorium.
Emergency kit mobil dapat membantu pengemudi menghadapi kondisi darurat seperti ban bocor, aki tekor, atau kendaraan mogok. Simak daftar perlengkapan yang wajib
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Media Vietnam The Thao 247 menyoroti kemenangan Timnas Indonesia 3-0 atas Bali United. Hasil tersebut dinilai menjadi sinyal kesiapan skuad Garuda menghadapi Pi
Survei Ipsos menunjukkan 75 persen masyarakat Indonesia menilai negaranya berada di jalur yang benar. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara paling