SPMB Jateng 2026 Resmi Dibuka, Daya Tampung Baru 40 Persen
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, digegerkan oleh kemunculkan orang yang mengaku sebagai pemimpin Kerajaan Agung Sejagat alias KAS. /Ist-Facebook
Harianjogja.com, SLEMAN-Toto Santosa hanya membangun Keraton Agung Sejagat tetapi juga markas Laskar Merah Putih.
Raja Keraton Agung Sejagat, Toto Santosa membangun markas Laskar Merah Putih di rumah kontrakannya di Godean, Sleman, Yogyakarta. Dia beralasan laskar ini peralihan dari koperasi.
Kepala Seksi Pemerintahan Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Sleman, DIY, Adi Arya Pradana mengatakan pihaknya sempat menanyakan soal kegiatan laskar bentukan Toto.
"Tiap kali kami panggil, Pak Toto hadir menjelaskan aktivitas sampai kenapa beralih dari koperasi ke Laskar Merah Putih. Mereka punya alasan sendiri," katanya, Kamis (16/1/2020).
Adi menegaskan, pihak desa keberatan dan menolak rumah kontrakan Toto dijadikan markas Laskar Merah Putih. Namun, Toto terus mengatakan laskar besutannya sudah dibentuk lama.
"Alasannya mereka sudah jadi pengurus lama akan teruskan ini. Terakhir kami tolak karena enggak mau markasnya di situ," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.