Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Foto ilustrasi. /Bisnis-Triawanda Tirta Aditya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Manajemen RSUD Wonosari berharap pembayaran klaim BPJS Kesehatan berjalan lancar. Hal ini tidak lepas adanya kenaikan premi iuran yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Manajemen rumah sakit memastikan akan tetap melayani pasien dengan BPJS Kesehatan.
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUD WONOSARI, Sumartana, mengatakan jajarannya berharap klaim BPJS Kesehatan tidak terlambat. Pasalnya, pengalaman di tahun-tahun sebelumnya ada keterlambatan dan tunggakan pembayaran klaim ke rumah sakit. “Mudah-mudahan bisa tepat waktu sehingga beban piutang tidak semakin menumpuk,” kata Sumartana kepada wartawan, Selasa (21/1/2019).
Menurut dia dengan kenaikan premi iuran maka beban keuangan yang ditanggung BPJS seharusnya bisa lebih ringan. Oleh karena itu, keterlambatan pembayaran tidak terulang kembali seperti tahun lalu. Sumartana menuturkan hasil koordinasi dengan BPJS ada komitmen untuk mempercepat proses pembayaran klaim. Hanya, untuk mewujudkan hal tersebut juga butuh partisipasi dari rumah sakit untuk mempercepat verifikasi terhadap klaim jaminan yang akan diajukan. “Kami sudah menambah petugas verifikator agar pengurusan klaim bisa lebih dipercepat,” katanya.
Sumartana mengungkapkan pasca-penetapan kenaikan iuaran upaya perbaikan dilakukan BPJS. Hal ini terlihat dari tata cara pengajuan klaim. Sebelum ada kenaikan, pengajuan klaim dilakukan dua bulan berjalan. “Dulu klaim Januari diajukan Maret, tapi sekarang klaim Januari maksimal Februari masuk ke BPJS,” katanya.
Kepala Bappeda Gunungkidul, Sri Suhartanto, mengatakan untuk kenaikan iuran BPJS Kesehatan Pemkab mengalokasikan anggaran. Menurutnya, alokasi yang disediakan meningkat signifikan karena pagu anggaran di 2020 mencapai Rp69 miliar. “Tahun lalu di kisaran Rp34 miliar, tapi berhubung naik dua kali lipat, maka anggaran yang dialokasikan juga harus ditambah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.