SE Guru Non-ASN Terbit, Guru Honorer Kini Lebih Tenang Mengajar
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Mbah Rubingah yang viral ditendang dan diseret di Sleman. /Detikcom- Jauh Hari Wawan S
Harianjogja.com, SLEMAN-- Setelah tiga hari hilang, nenek yang videonya ditendang dan diseret viral di media sosial akhirnya ditemukan. Bagaimana kondisi Nenek bernama Rubingah itu saat ini?
Saat ditemui di rumahnya, Dusun Kranggan 1, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Nenek Rubingah tampak sehat.
Dia tampak beraktivitas, berjalan dan bercerita dirinya sudah mencabuti rumput di depan rumahnya itu. Meski begitu, Rubingah tampak tak merespons pertanyaan dengan lancar.
"Ini semalam nggak tidur, nyabuti rumput di depan rumah," kata Rubingah kepada wartawan, Jumat (24/1/2020).
Diwawancara sebelumnya, Kasi Humas Polsek Prambanan, Aiptu Ahmad Muchlis bererita Nenek Rubingah ditemukan saat sedang berteduh di Pasar Hewan Klaten kemarin sore.
"Kondisinya sehat saat kami temukan, lalu yang bersangkutan kami bawa ke Polsek untuk dimintai keterangan," kata Muchlis kepada detikcom melalui pesan singkat hari ini.
Namun, saat meminta keterangan dari Rubingah, pihak kepolisian mengalami kesulitan untuk berdialog. Hal yang sama diceritakan oleh Kepala Dusun Kranggan 1, Suharmadi.
Rubingah, kata dia, memang hanya bisa berkomunikasi lancar dengan orang tertentu. Untuk orang baru, jika ingin berkomunikasi harus dibujuk perlahan.
"Jadi kalau mau ngajak ngobrol harus hati-hati, nggah boleh ada kamera, kalau dia lihat bisa menghindar," ungkapnya.
"Memang agak susah untuk komunikasi. Kadang nyambung kadang tidak," kata Suharmadi.
Namun, di tengah percakapan dengan Suharmadi, Rubingah meminta agar diberi tahu jika dia melakukan kesalahan.
"Kalau aku salah tolong diginikan," pinta Rubingah sembari memeragakan gerakan memukul tangan ke lengan Suharmadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.