Kepala BNPB Minta Maaf soal Pernyataan Karhutla Berjalan Normal
Kepala BNPB Suharyanto meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataan soal aktivitas masyarakat tetap normal di tengah karhutla dan kabut asap.
Santang preman sadis Yogya akhirnya menyerahkan diri ke polisi (kiri). /Detikcom-Jauh Hari Wawan
Harianjogja.com, JOGJA-- Seorang preman sadis di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Santang,37, menyerahkan diri dengan diantar ibunya. Ada pesan yang berisi permintaan sang istri agar Santang mau menyerahkan diri.
Lewat video berdurasi 26 detik yang diterima detikcom dari sumber di kepolisian, terlihat sosok perempuan berkaus hitam dan memakai masker. Dia kemudian menyampaikan pesan dalam video itu untuk kemudian dikirim ke Santang.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Mas Santang, aku istrimu, aku ma anak-anak saat ini mengungsi, supaya tentram. Dan anak-anak sekarang kapiran (telantar)," kata wanita tersebut, seperti dikutip, Sabtu (15/2/2020).
Tak hanya itu, istrinya juga meminta agar Santang tidak melarikan diri dari masalah. Dia meminta suaminya itu mau mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Aku istri mengharap njenengan (kamu) menyerahkan diri ke polisi biar masalah selesai dan nggak lari-lari terus. Aku harap menyerahkan diri saja, Mas," harapnya.
Saat dimintai konfirmasi, Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto membenarkan bahwa perempuan dalam video itu adalah istri Santang. Salah satu alasan Santang menyerahkan diri ke polisi adalah karena permintaan istrinya itu.
"Bisa jadi (alasan Santang serahkan diri)," jawab Yuliyanto melalui pesan singkat, Jumat (14/2/2020).
Yuliyanto menjawab pertanyaan apakah salah satu motif Santang menyerahkan diri ke polisi adalah permintaan istri dan faktor keluarga. Sementara itu, identitas istri Santang diminta untuk tidak dituliskan dalam pemberitaan media.
Saat ini, Santang masih menjalani penyidikan intensif di Ditreskrimum Polda DIY. Ia ditahan di sel tahanan Mapolda DIY.
"Santang saat ini di sel (ditahan)," ujar Yuliyanto.
Diberitakan sebelumnya, Santang, 37, yang merupakan residivis berbagai kasus itu mendatangi Polda DIY dengan diantar oleh sang ibu. Video Santang menyerahkan diri beredar salah satunya melalui WhatsApp Grup. Dalam video itu, Santang tampak berpakaian hitam bersama seorang wanita tua. Wanita itu terlihat mengenakan pakaian menyerupai kebaya warga gelap dan jarik warna cokelat.
Santang menyerahkan diri ke Polda DIY pada Kamis (13/2/2020) kemarin. Dari catatan polisi, Santang merupakan residivis dalam berbagai kasus. Tercatat sudah empat kali dia keluar-masuk bui.
Yuliyanto mengatakan Santang merupakan residivis dan catatan kejahatannya mulai dari penganiayaan, perkosaan hingga perampokan.
"Dia (Santang) termasuk residivis. Pernah terjerat kasus penganiayaan, pemerkosaan dan perampokan juga," ujar Yuliyanto saat rilis kasus di Mapolda DIY, Jumat (14/2).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Kepala BNPB Suharyanto meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataan soal aktivitas masyarakat tetap normal di tengah karhutla dan kabut asap.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).