Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Rumah Sakit Umum Daerah Wates menunda pindahan dari gedung lama ke gedung baru lantaran fungsi listrik di gedung baru belum stabil. Boyongan kemungkinan baru akan dilakukan pekan ini, mundur sepekan dari rencana semula.
Direktur RSUD Wates Lies Indriyati mengatakan persiapan pindahan ini diawali dengan pengetesan terhadap berbagai aspek di gedung baru, mulai dari instalasi listrik, gas medik serta uji angka kuman di beberapa ruangan berisiko tinggi.
Beberapa ruangan berisiko tinggi itu seperti ruang operasi, instalasi gawat darurat dan unit strok. Dari pengujian tersebut didapati beberapa kendala sehingga boyongan ditunda. “Listrik belum stabil berdasarkan hasil tes. Mengingat harga alat-alat kesehatan cukup mahal, pindahan baru dilakukan setelah pasokan listrik benar-benar aman untuk alat kesehatan,” ucapnya, Sabtu (22/2).
RSUD berencana menjadikan Sabtu lalu sebagai hari pertama dilakukannya pemindahan berbagai fasilitas dari bangunan lama ke gedung baru di sebelah selatan. Namun, lantaran ada kendala, boyongan harus ditunda meskipun pihaknya sudah siap.
Meski begitu, kegiatan tasyakuran menempati gedung baru tetap dilaksanakan pada Jumat (21/2) di gedung medik terpadu RSUD Wates bertepatan dengan pengajian Pemerintah Kabupaten Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.