KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Sakit flu/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyakit influenza tipe A yang mulai terdeteksi di wilayah setempat. Dinkes meminta warga menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan pola hidup sehat guna mencegah peningkatan kasus.
Ketua Tim Kerja Surveilans, Pengelolaan Data, dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Jogja, Sholikhin Dwi Ramayana, mengatakan pihaknya mencatat sebanyak 16 kasus influenza tipe A selama Oktober 2025. Data tersebut berasal dari Puskesmas Danurejan 1, yang menjadi puskesmas sentinel untuk pemantauan influenza.
“Data itu hanya dari satu puskesmas sentinel, jadi kemungkinan jumlah kasus influenza tipe A di Kota Jogja sebenarnya lebih tinggi dari yang tercatat,” katanya, Rabu (5/11/2025).
Menurut Sholikhin, kondisi tersebut masih tergolong stabil dan belum menunjukkan lonjakan signifikan. Ia menambahkan, Dinkes Kota Jogja terus melakukan pemantauan melalui sistem surveilans di puskesmas sentinel. Masyarakat juga diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, batuk berat, atau sesak napas, agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan, Pengendalian Penyakit Menular, dan Imunisasi Dinkes Kota Jogja, Endang Sri Rahayu, menegaskan influenza tipe A disebabkan oleh virus, bukan bakteri. Karena itu, pengobatan influenza tidak memerlukan antibiotik.
“Influenza penyebabnya karena virus, sehingga belum perlu antibiotik. Terkait pencegahan flu, yang penting adalah bagaimana kita mencegah terinfeksi dan mempertahankan daya tahan tubuh,” ujarnya.
Meski begitu, kata Endang, gejala influenza tipe A bisa bertahan lebih lama dibandingkan tipe influenza lainnya. “Penderita influenza tipe A dapat mengalami gejala hingga dua minggu, sementara influenza lainnya biasanya hanya dua hingga tiga hari,” jelasnya.
Endang juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama saat terjadi perubahan cuaca.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.