28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Sakit flu/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyakit influenza tipe A yang mulai terdeteksi di wilayah setempat. Dinkes meminta warga menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan pola hidup sehat guna mencegah peningkatan kasus.
Ketua Tim Kerja Surveilans, Pengelolaan Data, dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Jogja, Sholikhin Dwi Ramayana, mengatakan pihaknya mencatat sebanyak 16 kasus influenza tipe A selama Oktober 2025. Data tersebut berasal dari Puskesmas Danurejan 1, yang menjadi puskesmas sentinel untuk pemantauan influenza.
“Data itu hanya dari satu puskesmas sentinel, jadi kemungkinan jumlah kasus influenza tipe A di Kota Jogja sebenarnya lebih tinggi dari yang tercatat,” katanya, Rabu (5/11/2025).
Menurut Sholikhin, kondisi tersebut masih tergolong stabil dan belum menunjukkan lonjakan signifikan. Ia menambahkan, Dinkes Kota Jogja terus melakukan pemantauan melalui sistem surveilans di puskesmas sentinel. Masyarakat juga diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, batuk berat, atau sesak napas, agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan, Pengendalian Penyakit Menular, dan Imunisasi Dinkes Kota Jogja, Endang Sri Rahayu, menegaskan influenza tipe A disebabkan oleh virus, bukan bakteri. Karena itu, pengobatan influenza tidak memerlukan antibiotik.
“Influenza penyebabnya karena virus, sehingga belum perlu antibiotik. Terkait pencegahan flu, yang penting adalah bagaimana kita mencegah terinfeksi dan mempertahankan daya tahan tubuh,” ujarnya.
Meski begitu, kata Endang, gejala influenza tipe A bisa bertahan lebih lama dibandingkan tipe influenza lainnya. “Penderita influenza tipe A dapat mengalami gejala hingga dua minggu, sementara influenza lainnya biasanya hanya dua hingga tiga hari,” jelasnya.
Endang juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama saat terjadi perubahan cuaca.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.