RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Para peserta skill competition berlomba di acara HUT ke-101 Pemadam Kebakaran tingkat nasional di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (28/2/2020).
Harianjogja.com, BANTUL—Kepala Sub Bagian Direktorat Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pemadam Kebakaran, Kementerian Dalam Negeri, Purno Laksito berharap ada peningkatan kepedulian pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam pencegahan, pengendalian, dan pemadaman dini kebakaran. Pasalnya, dia menilai belum semua daerah menempatkan pemadam kebakaran bagian terpenting, terbukti masih banyak yang gabung dengan dinas lain.
Dalam Undang-Undang No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah dan PP tentang Pembentukan Kelembagaan di Daerah, kata dia, bagian suburusan kebakaran memang bisa digabung atau berdiri sendiri. Tidak heran ada pemadam kebakaran yang gabung dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, atau dinas lainnya.
Saat ini ihwal nomenklatur dan kelembagaan pemadam kebakaran tersebut sedang dievaluasi. Rencananya ada perubahan nomenklatur untuk mengarah agar pemadam kebakaran berdiri sendiri. “Tapi ini masih akan dibahas dalam Rakornas,” kata Laksito di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (28/2/2020).
Meski demikian, imbuh dia, jika pemerintah daerah memahami soal seluk beluk dan tugas pemadam kebakaran, maka sudah seharusnya menempatkan pemadam kebakaran menjadi dinas tersendiri.
Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto mengatakan hingga kini pemadam kebakaran di Bantul masih menjadi satu dengan BPBD. Pihaknya tidak serta merta dapat memsisahkan dan berdiri sendiri karena pemisahan itu merupakan kebijakan Bupati.
Meski begitu, dia mengklaim sejauh ini tugas dan fungsi pemadam kebakaran dapat terlayani dengan baik meski menjadi satu dengan BPBD. Dia juga tengah memperjuangkan agar subpemadam kebakaran dikomandoi oleh pejabat eselon III meski tetap berada di bawah BPBD, “Saat ini masih di bawah seksi [eselon IV],” kata Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.