Karhutla Riau Meluas, 26 Ton Garam Disemai untuk Picu Hujan
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Ilustrasi virus Corona. /REUTERS-Dado Ruvic
Harianjogja.com, JOGJA--Seorang pasien dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito karena diduga terjangkit Virus Corona.
Pihak manajemen RSUP Dr.Sardjito angkat bicara mengenai beredarnya video rujukan pasien suspect virus corona (Covid-19) di media sosial.
Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP dr Sardjito, Banu Hermawan membenarkan bahwa RSUP Dr. Sardjito menerima pasien rujukan dari RSUD Kota Jogja atau yang kerap disebut RS Wirosaban. Pasien itu berinisial R, usia 73 tahun jenis kelamin wanita.
Pihak RS memperoleh informasi, pasien tersebut habis kunjungan umrah dan mengalami batuk-batuk. Karena kondisi tersebut, akhirnya dirujuk ke RSUP Dr Sardjito.
"Kami sampaikan bahwa secara klinis atau pemeriksaan awal, pasien tidak menunjukkan tanda-tanda COVID-19. Namun tetap kami tangani sesuai standar COVID dan kami masukkan ke ruang isolasi. Semoga pasien ini juga negatif COVID," kata dia, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (2/3/2020) malam.
Banu menegaskan, RSUP Dr.Sardjito tetap menangani pasien sesuai standar prosedur operasional WHO.
Hanya saja ia mengakui, pihaknya belum memperoleh info kapan pasien tersebut pulang dari menjalankan umrah.
"Tapi kami belum mengkategorikan suspect," tegas Banu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengajak eks anggota JI bergabung Garda Satya NKRI dalam silaturahmi akbar di Solo yang dihadiri 6.500 orang.
Enam pembalap Indonesia menghadapi tanjakan panjang dan turunan teknis pada road race Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Sebanyak 4.136 judul puisi dari 1.687 pengirim meramaikan Sayembara Puisi Festival Sastra Yogyakarta 2026 di Kota Jogja.
Awan panas guguran Merapi sejauh 2.000 meter memicu vegetasi terbakar. TNGM memastikan api tidak berkembang dan telah padam.
Guru PJOK asal Bojonegoro Ahmad Zaki lari sekitar lima jam demi menghadiri Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.