KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Bupati Sleman Sri Purnomo/Dokumen Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN--Ruang isolasi di seluruh rumahs akit di Sleman diinstruksikan untuk diaktifkan.
Bupati Sleman, Sri Purnomo meminta seluruh rumah sakit untuk mengaktifkan ruang isolasi sebagai antisipasi untuk penanganan pasien dengan gejala terinfeksi virus corona.
"Setiap rumah sakit tipe C kan memiliki ruang isolasi, ini kami minta untuk diaktifkan guna menghadapi kemungkinan virus Corona ini," kata Bupati Sleman Sri Purnomo di Sleman, Rabu (4/3/2020).
Menurut dia, jika nanti ruang isolasi dari rumah sakit tipe C sudah penuh, maka akan diarahkan ke rumah sakit tipe B.
"Rumah sakit tipe B tentunya memiliki ruang isolasi yang jumlahnya lebih banyak," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman Joko Hastaryo mengatakan jauh sebelum ada kasus corona, rumah sakit minimal kelas C telah dilengkapi ruang isolasi yang di dalamnya tersedia beberapa peralatan canggih yang bisa meminimalisir resiko penularan penyakit antar pasien maupun dengan petugas medis.
"Meskipun pemerintah pusat hanya menunjuk dua rumah sakit yang jadi rujukan yakni RSUP Dr Sardjito dan RSUD Panembahan Senopati, Bantul, namun semua rumah sakit di Sleman siap menangani. Ruang isolasi di rumah sakit tipe C maupun B telah disiapkan," katanya.
Ia mengatakan, untuk penanganan kasus Covid-19, obat penyakit itu memang belum ditemukan. Namun pengobatan tetap bisa dilakukan dengan ditekankan pada "supporting" atau gejala klinis yang timbul.
"Kematian pasien corona disebabkan pengerasan jaringan paru-paru yang mengakibatkan susah bernafas. Karena itu, pasien corona bisa ditangani dengan memberikan obat untuk mencegah agar tidak terjadi perluasan jaringan paru-paru yang mengeras, atau obat gagal nafas," katanya.
Joko mengatakan, tingkat keberhasilan pengobatan juga dipengaruhi oleh kondisi pasien.
"Pasien yang meninggal kebanyakan lansia atau ada penyakit yang menyertai sebelumnya," katanya.
Ia mengatakan, sejatinya virus corona ini sama dengan virus yang lain, bisa sembuh sendiri, cuma karena yg diserang adalah masalah pernapasan, maka dalam beberapa kasus penderita dapat mengalami henti nafas dalam waktu yang cepat.
"Saat ini secara global angka kematian akibat virus corona ini hanya empat persen, jauh di bawah kasus virus Sars yang hampir 50 persen, sehingga sebetulnya orang yang terinveksi bisa sembuh dengan sendirinya, bisa sakit dan sembuh, tapi bisa juga meninggal, tergantung daya tahan tubuh masing-masing," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Cek jadwal DAMRI YIA-Jogja Senin 28 September 2026, lengkap dengan rute, jam keberangkatan, dan tarif promo Rp50.000.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.