Tomira Kini Ada di Bandara Kulonprogo

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Jum'at, 06 Maret 2020 02:47 WIB
Tomira Kini Ada di Bandara Kulonprogo

Wakil Bupati Kulonprogo (sekarang Bupati Kulonprogo), Sutedjo, mengecek produk lokal yang disediakan di Tomira hasil akuisisi Ligar Mart di Desa Bendungan, Kecamatan Wates, Selasa (9/7/2019)./Harian Jogja - Jalu Rahman Dewantara

Harianjogja.com, KULONPROGO - Pemkab Kulonprogo melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Kulonprogo melakukan perjanjian kerjasama antara Pemkab Kulonprogo, PT. Angkasa Pura I, dan PT. Indomarco Prismatama. Hal ini terwujud dengan pembukaan empat Toko Milik Rakyat (Tomira) di Yogyakarta International Airport (YIA).

Kepala Dinkop UKM Kulonprogo, Sri Harmintarti menyebutkan sebelumnya di wilayah Kulonprogo sudah ada 19 Tomira. "Sekarang jumlahnya 23 ditambah empat di bandara," kata Harmin, Kamis (5/3/2020).

Selain Tomira, jawatan ini juga memberdayakan warga terdampak pembangunan YIA dengan membuka koperasi UMKM di bandara tersebut. Harapannya dapat memberikan peningkatan perekonomian maupun kesejahteraan bagi anggota maupun masyarakat luas.

Sementara itu, Bupati Kulonprogo menuturkan peluang ini perlu ditangkap untuk memberikan kesempatan kepada koperasi agar dapat memanfaatkan inovasi ini dengan mengakuisisi kepemilikan toko jejaring dan mengubah konsep toko modern berjejaring menjadi Tomira.

“Inovasi ini sekaligus memberikan peluang memasarkan produk-produk UMKM Kulonprogo melalui Tomira. Akuisisi toko berjejaring oleh koperasi ini menjadi jalan tengah bagi kepentingan pengusaha dan rakyat," kata dia.

Sutedjo berharap kerjasama ini juga bisa memberi peluang produk lokal untuk punya kesempatan memperluas jaringan pemasarannya, mengingat bandara yang akan segera beroperasi secara penuh akhir bulan ini juga melayani penerbangan internasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online