Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Suasana boyongan di RSUD Wates dari gedung lama ke gedung baru yang baru saja dibangun di sisi selatan, Sabtu (7/3/2020). /Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, KULONPROGO - Setelah selesai membangun gedung baru bulan lalu, beberapa hari ini RSUD Wates tengah sibuk boyongan dari gedung lama ke gedung baru. Kepada pasien, manajemen rumah sakit mohon pemakluman apabila pindahan mengganggu pelayanan.
Berdasarkan pantauan Harian Jogja pada Sabtu (7/3/2020) siang, di beberapa sisi RSUD Wates sudah dipasangi pengumuman bahwa pelayanan poliklinik dan IGD akan menggunakan gedung baru mulai Senin (9/3/2020) besok.
Direktur RSUD Wates, Lies Indriyati menjelaskan sejak Sabtu sudah dilakukan pindahan dari ruang instalasi gawat darurat (IGD) di gedung lama ke gedung baru. Meski masih ada pasien yang dirawat di sana, ia akan memastikan pasien tak terganggu.
"Hari ini IGD jalan dua tempat. Di gedung lama hari ini masih menerima pasien dan menyelesaikan pasien yang sudah dirawat sebelumnya, sambil kita tata IGD di gedung baru," kata Lies saat ditemui di sela-sela boyongan, Sabtu.
Selain IGD, fasilitas lain yang dipindah ialah ruang ICU, HCU, ruang rawat inap kelas I dan VIP, serta ruang radiologi. Beberapa poliklinik juga akan dipindah, seperti poli obsgyn, anak, geruatri, orthopedi, dan sebagainya. Di gedung lama menyisakan poliklinik jiwa, kir kesehatan, pojok dots, dan rehabilitasi medik yang tetap menempati tempatnya semula.
Lies meminta pasien untuk dapat memaklumi jika proses pemindahan ini menyebabkan ketidaknyamanan di RSUD Wates. Namun, ia akan berupaya semaksimal mungkin supaya tidak mengganggu pelayanan.
"Begitu IGD di gedung baru siap, pelayanan di gedung lama kita stop dan pindah ke gedung baru. Pelayanan enggak bisa tertunda atau berhenti," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.